cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...
cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...
cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...

Medan(MedanPunya) Warga Ethiopia kurir narkotika jenis daun khat 7,9 kg Said Abity Abdurahman (30) dituntut penjara 12 tahun di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (19/12).

Jaksa Penunutut Umum (JPU) Rita Sinulingga menuntut terdakwa dengan pidana pasal 114 (2)  UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Bahkan Jaksa juga menghukum terdakwa membayarkan denda Rp 1 miliar dan apabila tidak dibayarkan akan diganti kurungan badan selama 6 bulan.

"Menuntut terdakwa Said Abity Abdurahmane bersalah melanggar pidana pasal 114 (2)  UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan hukuman 12 tahun penjara serta denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan," tuturnya dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Jarihat Simarmata.

Mendengar tuntutan tersebut, terdakwa yang didampingi penerjemahnya mencoba meminta tolong untuk bicara kepada Majelis.

Sambil melipat tangan seraya memohon, Said mencoba meminta waktu 5 menit untuk berbicara kepada Majelis Hakim.

Namun, Jarihat menolak permintaan tersebut dan menyuruh terdakwa untuk menuangkan pembelaannya di pekan depan pada agenda pleidoi. Dan akhirnya Majelis Hakim menutup sidang tersebut.

Pada persidangan sebelumnya Said berdalih daun Khat yang dibelinya gunakan untuk keperluan kesehatan.

"Untuk dikonsumsi sendiri, bukan untuk dijual," ucap terdakwa melalui penerjemah.

Majelis hakim yang diketuai Jarihat Simarmata, lantas menanyakan tujuan terdakwa mengkonsumsi daun Khat tersebut.

"Kata terdakwa, untuk keperluan kesehatan. Untuk Obat diabetes katanya," jawab perjemah terdakwa.

Anehnya, dengan berat 7,9 kg tersebut, terdakwa mengaku mengonsumsi untuk keperluan sendiri. Selain itu, terdakwa juga mengaku mendapatkan rekomendasi dokter dari negara asalnya.

"Kalau dokter di Indonesia dia mendapat izin tidak?," tanya hakim Jarihat.

"Kalau di Indonesia saya tidak tahu," jawabnya.***trb/mpc/bs




  • 0 komentar
  • Baca 56 kali