cache/resized/2b2c034cf620b2a0f357c14287c0a073.jpg
Washington(MedanPunya) Otoritas Amerika Serikat (AS) resmi mendakwa Presiden Venezuela, Nicolas ...
cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...
cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...

Jakarta(MedanPunya) PT Hutama Karya (Persero) melanjutkan pembangunan salah satu Ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yaitu ruas Binjai-Langsa sepanjang 130,9 km. Jalan tol ini akan melanjutkan ruas tol yang sudah dibangun dan dioperasikan sebelumnya yaitu Ruas Tol Medan-Binjai.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyaksikan secara langsung penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) yang dilakukan oleh Direktur Utama Hutama Karya, Bintang Perbowo dan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Danang Parikesit di Ruang Rapat Menteri PUPR, Jakarta.

Dengan ditandatanganinya PPJT Ruas Tol Binjai-Langsa, maka pembangunan ruas tol yang akan menghubungkan Medan hingga Aceh ini akan dapat dimulai segera.

Direktur Utama Hutama Karya, Bintang Perbowo menyampaikan bahwa selain membuka konektivitas baru, tol ini juga akan membantu lalu lintas dari Binjai dan bahkan medan ke sejumlah wilayah lain di sebelah utara Pulau Sumatera.

"Kami tentu berharap pembangunan dapat selesai tepat waktu dan dapat berdampak pada meningkatnya geliat perekonomian di sekitar tol serta tentunya kemajuan pariwisata," kata Bintang dalam keterangannya, Jumat (20/12).

Lebih lanjut dia menerangkan jika sudah tersambung semua, maka tol ini akan mempersingkat waktu tempuh dari Medan ke Kota Serambi Mekah. JTTS Ruas Binjai-Langsa akan membentang sepanjang 130,9 km dengan target pembangunan akan selesai di tahun 2023 dan beroperasi penuh di Awal Tahun 2024.

Tol yang akan menghubungkan Provinsi Sumatra Utara dan Aceh ini dibangun dengan lebar jalur utama sebesar 3.6 meter untuk tiap lajur. Jalan tol ini juga akan terdiri atas 5 simpang susun serta dilengkapi dengan 6 Tempat Istirahat Sementara (TIS).

"Adapun total nilai investasi pembangunan jalan tol ini akan mencapai Rp 23,35 triliun yang bersumber dari penyertaan modal negara dan pinjaman perbankan," tutup Bintang.

Turut hadir jajaran manajemen dari Hutama Karya dalam kegiatan ini di antaranya Direktur Operasi I, Suroto; Direktur Operasi II, Mohamad Indrayana, SEVP Sekretaris Perusahaan, Muhammad Fauzan, dan SEVP Divisi Pengembangan Jalan Tol, Agung Fajarwanto.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 146 kali