cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...
cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...
cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...

Medan(MedanPunya) Ribuan warga Medan memadati lokasi pemantauan gerhana matahari di kampus Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Warga diberikan kacamata khusus melihat gerhana.

Pemantauan gerhana diawali dengan salat gerhana secara berjemaah. Selanjutnya, panitia dari Observatorium Ilmu Falak (OIF) UMSU membagikan kacamata khusus kepada warga yang datang.

"Selain pembagian kacamata gratis, OIF UMSU juga membangun kamera lubang jarum raksasa berukuran 7,5 m × 15 m," kata Kepala OIF UMSU, Arwin Juli Rakhmadi Butarbutar kepada wartawan di lokasi, Jalan Denai, Kota Medan, Kamis (26/12).

Gerhana matahari ini dimulai pada pukul 10.13 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 12.04 WIB, dan akan berakhir pada pukul 14.03 WIB.

Sebelumnya Kepala BMKG Stasiun Geofisika Klas I Tuntungan, Teguh Rahayu, menjelaskan gerhana matahari di Medan dikategorikan gerhana sebagian.

"Di Medan ini yang kita lihat adalah gerhana sebagiannya, sementara kalau gerhana cincin dapat dilihat di wilayah Sibolga, Padangsidimpuan, Gunung Tua, dan Sipirok," ujar Rahayu.

"Karena persentasi matahari tertutup bulan, di Medan terlihatnya sekitar 93%," jelasnya.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 60 kali