cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Medan(MedanPunya) Zuraida Hanum tersangka otak pembunuhan suaminya, hakim PN Medan Jamaluddin disebut polisi menyiapkan duit untuk rencana eksekusi suaminya. Zuraida menyiapkan duit Rp 2 juta.

"Uang sebesar Rp 2 juta untuk membeli pakaian pelaku, termasuk sarung tangan yang digunakan saat melakukan aksinya," kata Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Andi Rian, Kamis (9/1).

Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin sebelumnya menyebut motif pembunuhan berencana terhadap hakim PN Medan Jamaluddin diduga karena persoalan rumah tangga. Hakim Jamaluddin dan istrinya, Zuraida Hanum, kerap cekcok.

Zuraida Hanum menyewa dua orang berinisial JP dan R untuk membunuh hakim Jamaluddin. Hakim Jamaluddin dibunuh dengan cara dibekap dengan bed cover.

Pembunuhan itu berawal saat Jamaluddin tidur di rumahnya di Jalan Aswad, Perumahan Royal Monaco, Blok B Nomor 22, Medan, pada Jumat, 28 November 2019.

Pada dini hari, Zuraida pergi menjemput JP dan R di Pasar Johor, Jalan Karya Wisata Medan. Setibanya di rumah, Zuraida membawa JP dan R menuju lantai tiga rumah Jamaluddin.

Setelah mendapat perintah dari Zuraida, pelaku JP dan R langsung membekap korban dengan bedcover dan sarung bantal.

"Hasil autopsi korban, lemas kehabisan oksigen. (Pembunuhan) sudah direncanakan," ujar Martuani, Rabu (8/1).***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 123 kali