cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...
cache/resized/2b2c034cf620b2a0f357c14287c0a073.jpg
Washington(MedanPunya) Otoritas Amerika Serikat (AS) resmi mendakwa Presiden Venezuela, Nicolas ...
cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...

Medan(MedanPunya) Peristiwa begal di Medan marak. Pelaku begal yang menebas korban dengan celurit di sekitar Underpass Titikuning Jalan Tritura Medan belum ditangkap.

Korban begal, Wakid (63), menyebutkan kejadian terjadi hari Selasa (7/1) pukul 05.30 WIB saat ia hendak berangkat kerja.

Saat kejadian, tubuh Wakid bersimbah darah karena luka tebasan celurit di tangan sebelah kanan. Bahkan nyaris putus.

Saat ini ia menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Mitra Sejati di Jalan AH Nasution.

Seperti biasa ia tak khawatir melintas di sekitar Underpass Titikuning, tiba-tiba dua pria berboncengan langsung menebas tangannya.

"Awalnya tidak ada yang mencurigakan. Tiba-tiba datang dua orang yang mengendarai sepeda motor dari belakang dan langsung menghantam saya dengan celurit," ungkapnya.

Kejadian begitu cepat, Wakid langsung mendapat serangan dari pelaku dengan menebas secara membabi buta ke arah tangan kanannya.

"Saya sudah tidak bisa berfikir apapun. Saya menepi meninggalkan sepeda motor," sambungnya.

"Sementara pelaku berusaha mendirikan sepeda motor Honda GL Pro miliknya yang saya modif menjadi trail," tambahnya.

Korban tampak terbujur lemas, kedua matanya hanya terbuka sedikit.

Sesekali dia menahan rasa sakit ditangan kanannya yang terluka akibat luka sabetan.

"Waktu itu yang selamatkan saya, ibu-ibu dua orang. Saya minta tolong panggilkan becak. Pertama mau dibawa ke RS Sembiring, namun karena jauh, saya minta di bawa ke sini saja," urainya.

Di temani sang istri, Wakid yang masih terbaring lemah mengatakan bahwa dirinya tidak banyak menuntut dan tak memiliki dendam terhadap pelaku yang sudah melukai dirinya.

"Saya berharap polisi bisa mengamankan pelaku, agar tidak ada korban lainnya. Kedua pelaku sangat kejam," tuturnya.

"Saya tidak berharap banyak, sepeda motor sudah saya diikhlaskan. Saya cuma ingin ketemu sama pelakunya, bersalaman, semoga ia segera bertaubat,"  pungkas Wakid.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 63 kali