cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...
cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...
cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...

Medan(MedanPunya) Jefri Pratama dan Reza Fahlevi, eksekutor pembunuhan hakim PN Medan Jamaluddin menyiapkan diri sebelum eksekusi di dalam mobil istri Jamaluddin, Zuraida Hanum. Di mobil, dua eksekutor memakai sarung tangan dan masker.

Reka adegan jelang pembunuhan hakim Jamaluddin ini dilakukan di Graha Johor, Medan Johor, Kamis (16/1). Di lokasi ini, Reza dan Jefri dijemput Zuraida Hanum untuk menuju rumah Jamaluddin.

Pantauan detikcom di lokasi, dua eksekutor pembunuhan hakim Jamaluddin menggunakan jaket, sarung tangan dan masker.

Reza Fahlevi tampak memakai celana jins, kaos dan jaket warna hitam. Kedua eksekutor ini berada di kursi belakang mobil sedan yang dikendarai Zuraida Hanum. Dari lokasi ini, ketiganya menuju rumah Jamaluddin untuk melakukan eksekusi pembunuhan.

Otak pembunuhan hakim PN Medan Jamaluddin, Zuraida Hanum menyerahkan duit Rp 2 juta untuk dua eksekutor Jefri Pratama dan Reza Fahlevi. Duit ini juga dipakai untuk membeli handphone sekali pakai.

"Dia (eksekutor) langsung melakukan pembelanjaan-pembelanjaan. Termasuk membeli dua handphone untuk sekali pakai dan dipergunakan oleh tersangka Zuraida dan Jefri," kata Direktur Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Andi Rian di sela rekonstruksi rencana pembunuhan hakim Jamaluddin di Medan, Senin (13/1).

Handphone yang dibeli eksekutor langsung dibuang saat mayat hakim Jamaluddin ditinggalkan dalam mobil di Deli Serdang. Hakim Jamaluddin dibunuh tersangka dengan membekap bed cover.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 173 kali