cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...
cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...
cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...

Medan(MedanPunya) Zuraida Hanum sempat gelisah setelah membunuh hakim PN Medan Jamaluddin bersama dua eksekutor Jefri Pratama dan Reza Fahlevi. Zuraida khawatir skenario kematian hakim Jamaluddin terbongkar.

Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin mengatakan, Zuraida Hanum, otak pembunuhan Jamaluddin, merencanakan skenario sakit jantung untuk kematian suaminya tersebut. Namun kondisi wajah Jamaluddin yang memerah setelah dibekap bed cover oleh eksekutor, membuat Zuraida Hanum berganti skenario.

"Skenario pertama adalah korban diskenariokan mati karena mengalami serangan jantung. Namun, setelah meninggal, wajah korban ada lebam warna biru dan merah. Itu tanda kekerasan. Maka istri korban langsung mengatakan 'kalau seperti ini akan membahayakan saya, polisi akan menetapkan saya tersangka'," kata Irjen Martuani kepada wartawan di lokasi rekonstruksi pembunuhan hakim Jamaluddin di perumahan Royal Monaco, Medan Johor, Medan, Kamis (16/1).

Karena itu, Zuraida menyiapkan skenario kedua, yakni skenario hakim Jamaluddin mengalami kecelakaan. Jasad hakim Jamaluddin dibuang di kawasan perkebunan sawit di Kutalimbaru, Deli Serdang, dengan posisi mobil menabrak pohon sawit.

Zuraida Hanum serta dua eksekutor Jefri Pratama dan Reza Fahlevi menjalani rekonstruksi di 3 lokasi hari ini. Martuani menyebut ada 77 adegan dalam rekonstruksi.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 259 kali