cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...
cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...
cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...

Medan(MedanPunya) Polda Sumatera Utara (Sumut) menggelar rekonstruksi pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin. Zuraida Hanum, istri Jamaluddin, ikut masuk ke kamar yang jadi tempat eksekusi.

Rekonstruksi digelar di rumah hakim Jamaluddin di Perumahan Royal Monaco, Jl Eka Surya, Medan Johor, Medan, Kamis (16/1). Kedua eksekutor, Jefri Pratama dan Reza Fahlevi, dihadirkan dalam rekonstruksi.

Pembunuhan itu terjadi pada Jumat (28/11/2019). Saat itu hakim Jamaluddin tengah tidur di salah satu ruangan di lantai 2 bersama anaknya.

Zuraida bersama dua eksekutor lalu masuk ke kamar. Jefri dan Reza pun mengeksekusi hakim Jamaluddin. Mereka membekap hakim Jamaluddin menggunakan bed cover dan bantal. Jefri menindih dan memegang tangan Jamaluddin, sementara Reza membekap muka hakim.

Sementara Zuraida menjaga anaknya agar tetap tertidur saat pembunuhan terhadap Jamaluddin dilakukan. "Saya peluk sambil menepuk-nepuk punggungnya," kata Zuraida di sela rekonstruksi.

Jamaluddin pun sudah tak bergerak. Namun Jefri tetap ada di badan Jamaluddin dan memastikan kematiannya. Reza ikut memastikan Jamaluddin sudah tak bernyawa dengan meraba-raba dada untuk mencari detak jantung.

"Saya masih di atas badan korban sambil pegang tangan Jamaluddin. Untuk melihat apa sudah meninggal atau belum. Saya cek di bagian perutnya dengan diangkat bajunya," kata Jefri.

Zuraida sempat menoleh ke arah Jamaluddin dieksekusi. Hingga kemudian dia memindahkan anak yang tidur di samping Jamaluddin ke kamar yang lain. Sementara dua eksekutor kembali ke lantai 3 rumah Jamaluddin.

Setelah itu, mereka kembali ke lantai 2, kamar Jamaluddin dieksekusi. Mereka memakaikan Jamaluddin baju training. Mereka hendak membuat seolah-olah Jamaluddin mengalami kecelakaan saat hendak menuju kantor. Skenario ini diambil karena skenario membuat Jamaluddin tewas terkena serangan jantung gagal.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 37 kali