cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...
cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...
cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...

Medan(MedanPunya) Gabungan massa dari berbagai serikat pekerja atau buruh di Kota Medan menggelar aksi demonstrasi di depan DPRD Sumatera Utara (Sumut). Lalu lintas sekitar gedung dewan tersebut macet akibat demo tersebut.

Massa terlihat memenuhi jalanan di depan Gedung DPRD Sumut. Akibatnya, Jalan Imam Bonjol, Medan di mana gedung DPRD itu berada ditutup.

Sementara ruas jalan di kawasan tersebut juga ikut macet. Tampak kemacetan mulai terjadi di Jalan Pengadilan Jalan Kapten Maulana Lubis dan Lapangan Merdeka. Kendaraan yang hendak berbelok ke Jalan Imam Bonjol dialihkan lurus ke Jalan Raden Saleh hingga terjadi kemacetan.

Massa yang berdemo menolak keras Omninus Law tentang Cipta Lapangan Kerja. Mereka juga meminta agar tetap mengacu kepada UU Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

"Jangan jadikan pekerja, buruh menjadi tumbal dengan dalih investasi," sebut salah seorang orator Supranoto dalam orasinya.

Setelah beberapa saat berorasi, mereka disambut oleh perwakilan anggota dewan dari Fraksi Golkar, Gerindra, dan PDIP. Saat menjumpai massa, perwakilan anggota DPR pun mendukung perjuangan para buruh tersebut.

"Kita mendukung aksi buruh hari ini. Kalau merugikan buruh, kita tolak. Kalau merugikan buruh, tolak. Kita akan rekomendasikan ke DPR RI terkait sikap buruh di Kota Medan hari ini," kata Wagirin Arman selaku perwakilan anggota DPRD Sumut dari Golkar.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 26 kali