cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...
cache/resized/2b2c034cf620b2a0f357c14287c0a073.jpg
Washington(MedanPunya) Otoritas Amerika Serikat (AS) resmi mendakwa Presiden Venezuela, Nicolas ...
cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...

Medan(MedanPunya) Bentrok terjadi di lahan garapan Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percutseituan, Rabu (12/2). Dikabarkan satu orang meninggal dunia setelah terkena tusukan panah.

Korban meninggal dunia adalah Supriyadi alias Nasib (55) warga Jalan Turnojoyo Gg Bersama, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Seituan.

Supriyadi meninggal dunia di Rumah Sakit Adam Malik, Kamis (13/2) pagi tadi sekitar pukul 10.30 WIB, usai mendapat perawatan akibat panah yang menusuk dadanya.

Dalam bentrok tersebut, korban disebut terkena panah beracun saat kejadian.

Dari beberapa sumber yang didapat, pertikaian antara pelaku dan korban diduga dipicu masalah penanaman pohon pisang di lahan garapan Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Seituan, Rabu siang.

Korban saat itu menegur pelaku terkait menanam pohon pisang di areal yang diklaimnya.

Tak disangka, diduga tersinggung soal teguran, pelaku langsung membentak dan membidikkan anak panah ke dada korban.

Diduga berawal dari kejadian tersebut, hingga memicu bentrokan.

Terkait luka yang dialami korban yang dikabarkan mendapat perawatan medis di RSUP H Adam Malik Medan, Kassubag Humas RSUP Haji Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak, membenarkan bahwa pasien mendapat pertolongan medis di rumah sakit milik pemerintah tersebut.

"Benar namun sudah meninggal dunia. Rencananya jenazah korban akan dibawa (pihak keluarga), ini lagi proses," katanya.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 73 kali