cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Medan(MedanPunya) Polisi mengatakan tersangka pembuang sobekan Al-Qur'an di Medan dalam kondisi waras. Kasus hukumnya pun bakal digas oleh pihak kepolisian.

Penemuan sobekan lembaran Al-Qur'an itu terjadi di depan salah satu hotel di Jalan SM Raja, Medan pada Jumat (7/2) pagi. Polisi kemudian mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan.

Enam hari kemudian, polisi menangkap seorang pria berinisial DIM (44) yang diduga pelaku pembuangan sobekan Al-Qur'an tersebut. Polisi kemudian menetapkan DIM sebagai tersangka.

"Tadi pagi, tersangka berhasil ditangkap oleh petugas Polsek Medan Kota bersama masyarakat saat hendak mau merobek, bawa dan nabur Al-Qur'an di jalanan dekat Masjid Raya Al-Mashun, Medan," kata Kapolrestabes Medan Johnny Eddizon Isir dalam konferensi pers di Polrestabes Medan, Kamis (13/2).

Isir memastikan lembaran yang dibuang oleh pelaku adalah kertas berhuruf Arab dari lembaran-lembaran Al-Qur'an. DIM awalnya diduga mengambil Al-Qur'an di Masjid Raya. Kemudian Al-Qur'an itu dibawa ke kamar mandi lalu disobek dan dibuang di Jalan SM Raja.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 156 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara. Selain tersangka, petugas menyita barang bukti potongan lembaran Al-Qur'an, kemudian ada HP dan ada uang tunai sebanyak Rp 750 ribu.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap DIM. Hasilnya , DIM dinyatakan waras dan nyambung ketika diajak bicara.

"Masih waras dan nyambung," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Ainul Yaqin saat ditanya hasil tes kejiwaan tersangka, Kamis (5/3).

Ainul Yaqin memastikan kasus hukum terhadap DIM terus diproses. DIM saat ini juga masih ditahan oleh kepolisian. Meski demikian, polisi belum mengetahui detail apa motif DIM merobek Al-Qur'an dan membuangnya di jalan. Penyelidikan terus dilakukan.

"Motif masih belum diketahui," ucapnya.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 89 kali