cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Jakarta(MedanPunya) DPP PDIP hingga belum memutuskan rekomendasi untuk pasangan calon (paslon) Pilwalkot Medan. PDIP memiliki pertimbangan sendiri sehingga belum memutuskan rekomendasinya untuk Pilwakot Medan.

"Belum (memutuskan rekomendasi), hari ini Medan belum putus," kata Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PDIP, Bambang Wurianto di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/3).

"Hari ini itu Medan dan Solo itu wilayah khusus. Itu Ibu (Ketua Umum Megawati Soekarnoputri) akan memberikan statemennya," tambahnya.

Belum diputuskannya rekomendasi untuk Pilwakot Medan berbeda dengan Pilwakot Solo. Salah satu nama calon yang santer di Pilwakot Medan, Bobby Nasution, mendaftar di sejumlah partai.

"Ada satu hal, bahwa kalau Gibran daftarnya hanya PDIP. Tapi kalu Bobby daftar tidak hanya di PDIP. Dia juga mendaftar di partai lain," ujar Bambang.

Menurut dia, hal itu membuat PDIP melihat perkembangan dinamika politik di Medan. Dia mengatakan tiap partai di Medan memiliki keputusannya tersendiri.

"Artinya partai lain juga punya keputusan. Anggap, partai lain Golkar misalnya mengusung itu punya wakil, PDIP punya wakil, masa wakilnya iki-iki (ini-ini) terus, enggak iso (bisa) Kan harus pas toh, itu yang menjadikan ada berbeda dengan Solo," ucap Pacul.

Sehingga, menurut Bambang, Pilwalkot Medan memiliki kompleksitas tersendiri. Dia pun tak melarang Bobby mendaftar ke berbagai partai di Medan.

"Jadi tingkat keruwetannya lebih tinggi di Medan karena Bobby daftar di banyak partai. Boleh saja dia daftar di banyak partai toh, itu akan menyulitkan bagi kita," sebut Bambang.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 83 kali