cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Medan(MedanPunya) Polsek Medan Sunggal berhasil menangkap pelaku pembunuhan korban pelajar Isra Rabani (16) yang hanya dalam kurun waktu 6 jam sejak ditemukan, Rabu (11/3).

Korban ditemukan tewas membusuk di areal perladangan di Jalan Sei Mencirim Pasar IX Dusun XVII Desa Sei Semayang, Sunggal, Deliserdang.  

Pelaku seperti diketahui bernama Muhammad Arief Syahputra berumur 22 tahun warga Perumahan Cendana Asri Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal.

Tim Reskrim Polsek Medan Sunggal menghadiahkan pelaku dengan tiga butir peluru di kedua kakinya di RS Bhayangkara, Medan.

Di kaki kiri tepat di daerah tulang kering dan kaki kanan tepat di lutut.

Pelaku tampak merintih kesakitan dan terbaring lemas di atas tempat tidur di depan lokasi konfrensi pers. Tersangka terlihat baru selesai dioperasi dengan infus menggantung.

Terlihat barang bukti batu kerikil besar dan pelepah kelapa yang digunakan pelaku untuk membunuh korban. Serta smartphone merek Vivo.

Dari foto-foto yang ditampilkan kepolisian tampak tubuh korban sudah menghitam dan membusuk dan dipenuhi belatung.

Serta batok kelapanya sudah pecah dan dadanya sudah keroak. Korban sendiri telah mengilang sejak 6 Maret 2020 malam dengan maniki Yamaha Mio BK 4851 XG.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Edison Isir menyebutkan bahwa pelaku ditangkap dalam kurun waktu 6 jam setelah ditemukan.

"Tim gabungan Polsek Medan Sunggal dalam waktu 6 jam telah berhasil mengungkap pelaku, setelah mayatnya ditemukan Senin Sore tanggal 9 Maret 2020," tuturnya.

Isir menyebutkan pelaku ditembak di kedua kakinya dengan tiga peluru.

Sementara, Kapolsek Medan Sunggal Kompol Yasir Ahmadi menyebutkan bahwa pemeriksaan sementara mayat korban sudah meninggal sejak 3 hari yang lalu.

"Mayatnya kita perkirakan sudah tiga hari, anak ini katanya sudah hilang sejak Jumat malam kemarin. Jadi lukanya ada di kepala, leber dan di dadanya bolong akibat belatung," tambahnya.

Mayat ditemukan di Perladangan milik Heber Sembiring, dan menggeparkan warga setempat dan menjadi perhatian setempat.

Korban merupakan pelajar di salah satu sekolah SMK swasta dan warga Jalan Johar Dusun III Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Deliserdang.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 108 kali