cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Medan(MedanPunya) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi menjamin biaya pemeriksaan orang-orang yang diduga terinfeksi virus Corona atau COVID-19 ditanggung Pemprov Sumut. Alasannya, kondisi saat ini sudah darurat.

"Semua biaya ditanggung oleh Pemprov, karena ini adalah darurat," tutur Edy, Selasa (17/3).

Edy mengatakan pihaknya sedang berupaya menambah ruang isolasi jika terjadi peningkatan jumlah pasien terkait Corona. Saat ini, kata Edy, ada 330 ruangan yang siap digunakan untuk isolasi.

"Hari ini kita bisa dapat 330, nanti akan dilengkapi dengan Bapak Kapolda sebanyak 400 di SPN yang akan hari ini kita siapkan. Sehingga ada kurang lebih 750 ruangan isolasi yang kita buat antisipasi. Saya berharap nanti itu jadi 1.000 ruangan," ucapnya.

Edy sebelumnya juga sempat mengatakan Pemprov Sumut bakal menggunakan biaya tak terduga untuk menangani masalah Corona. Menurutnya, ada Rp 18 miliar dana yang masih bisa digunakan dalam keadaan terdesak.

"Biaya yang kita gunakan biaya tidak terduga. Biaya tidak terduganya Sumut ini Rp 30 M. Rp 12 M-nya sudah dipakai di Labura (Labuhanbatu Utara), Tapteng. Tinggal Rp 18 M, kalau nanti tidak cukup, nanti kita gunakan di P yang akan datang," ucap Edy, Senin (16/3).***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 79 kali