cache/resized/8d4edbde1ebff7088c248583bb3e1899.jpg
Jakarta(MedanPunya) Niat calon jemaah haji 2020 untuk melaksanakan rukun islam kelima itu tahun ini ...
cache/resized/e9a998cef8693c549e26f2f21d9701fd.jpg
Washington(MedanPunya) Para pemuka agama Kristen di Amerika Serikat mengungkapkan kemarahan mereka ...
cache/resized/1a5b814444b68f4e3bcd007b5f81a218.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pemerintah memutuskan tidak ...

Medan(MedanPunya) Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) terkait Corona atau COVID-19 di RS Adam Malik bertambah menjadi 8 orang. Ada juga 22 orang dalam pemantauan (ODP) terkait Corona.

"Update jumlah pasien terkait COVID-19 yang dirawat di RSUP HAM, per 17 Maret 2020, jam 12.00 WIB, ODP berjumlah 22 orang, PDP saat ini 8 orang," ujar Kasubbag Humas RS Adam Malik Medan, Rosario Simanjuntak, Selasa (17/3).

Dia mengatakan awalnya PDP di RS Adam Malik sempat berjumlah 10 orang. Namun, 2 orang sudah bisa pulang karena dinyatakan negatif.

"Total PDP 10 orang. Pulang 2 orang, 8 orang masih dirawat," jelas Rosa.

Pasien yang dirawat di Adam Malik ini berusia 19-51 tahun. Mereka terdiri dari pasien berjenis kelamin perempuan 3 orang dan 5 orang lainnya laki-laki.

"Tujuh orang laki-laki dengan usia ada yang 19 tahun, 34 tahun, 43 tahun, 48 tahun dua orang, 49 tahun, dan 65 tahun. Yang perempuan usia 51 tahun," paparnya.

Sebelumnya, RS Adam Malik Medan mengatakan ada 2 orang yang dirawat sebagai PDP terkait virus Corona. Pihak RS mengatakan keduanya punya riwayat pernah ke luar negeri.

"Iya (benar). Pasien dalam pengawasan (PDP)," ujar anggota Tim Penyakit Infeksi New Emerging dan Re-Emerging (PINERE) RSUP H Adam Malik Medan, Ade Rahmaini, saat dikonfirmasi, Minggu (15/3).

"Dari luar negeri. Yang pertama dari Israel, satu lagi dari Vietnam," jelas Ade.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 94 kali