cache/resized/8d4edbde1ebff7088c248583bb3e1899.jpg
Jakarta(MedanPunya) Niat calon jemaah haji 2020 untuk melaksanakan rukun islam kelima itu tahun ini ...
cache/resized/e9a998cef8693c549e26f2f21d9701fd.jpg
Washington(MedanPunya) Para pemuka agama Kristen di Amerika Serikat mengungkapkan kemarahan mereka ...
cache/resized/1a5b814444b68f4e3bcd007b5f81a218.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pemerintah memutuskan tidak ...

Medan(MedanPunya) Masjid Raya Al Mashun Kota Medan disemprot cairan disinfektan. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19.

Petugas mulai melakukan penyemprotan dari pagar bagian depan masjid. Penyemprotan kemudian dilakukan di pintu masuk dan bagian dalam masjid.

Ada tiga petugas yang melakukan penyemprotan. Ketiga petugas itu menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

"Untuk menanggulangi penyebaran virus Corona atau COVID-19 di Sumatera Utara, kita melakukan penyemprotan di tempat umum. Termasuk Masjid Raya yang menjadi ikon kota Medan," ujar Ketua Masyarakat Relawan Indonesia ACT Sumut, Ali Sahniur.

Ali juga menjelaskan pihaknya akan melakukan penyemprotan ke masjid lain di Medan. Setelah dari Masjid Raya, kata Ali, mereka akan melakukan penyemprotan ke Masjid Aljihad Medan.

"Setelah ini kita ke Aljihad," jelasnya.

MUI Medan sendiri menganjurkan umat Islam tetap melaksanakan salat Jumat di masjid. Alasannya, kota Medan belum darurat Corona.

"Ya kita menganjurkan tetap melaksanakan salat Jumat dan meramaikan masjid. Masih wajib, karena kita belum sampai tahap darurat," ujar Ketua MUI Kota Medan, Muhammad Hatta, Jumat (20/3).

Gubsu Edy Rahmayadi juga mengajak warga, khususnya yang beragama Islam, tidak meninggalkan masjid. Dia mengingatkan warga membawa sajadah sendiri jika salat berjemaah di masjid.

"Khusus yang beragama Islam, jangan terus meninggalkan masjid karena takut Corona," kata Edy saat membuka MTQ Yayasan Haji Anif di Medan, Minggu (15/3).

"Siapkan alas untuk kita bersujud. Tetap kita beribadah dengan sajadah yang kecil atau sajadah yang besar juga boleh, atau sapu tangan," sambungnya.

Sejauh ini, ada dua kasus positif Corona di Sumut. Seorang pasien meninggal, sedangkan lainnya masih dirawat.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 95 kali