cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...
cache/resized/2b2c034cf620b2a0f357c14287c0a073.jpg
Washington(MedanPunya) Otoritas Amerika Serikat (AS) resmi mendakwa Presiden Venezuela, Nicolas ...
cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...

Medan(MedanPunya) Seorang mahasiswi Universitas Sumatera Utara (USU), ILP, meninggal dunia dalam perjalanan dari Humbang Hasundutan ke salah satu rumah sakit rujukan Corona, RSUD Tarutung. Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor, memberi penjelasan.

Dosmar memberi penjelasan kronologi wafatnya ILP dalam akun Facebook Dosmar Banjarnahor II.

"Itu kronologi sebenarnya," ujar Dosmar, Kamis (26/3).

Dalam penjelasan di akun Facebook-nya, Dosmar mengatakan ILP pulang ke Doloksanggul dari Medan pada 2 Maret. Sehari kemudian, ILP merasa demam dan kemudian diopname pada 7-15 Maret 2020.

"Diagnosa penyakit tipes," tulisnya.

Pada 15 Maret, ILP pulang dan kontrol ke RSUD Doloksanggul pada 17 Maret. Saat itu, ILP dinyatakan sehat.

"Pada 24 Maret masuk RSUD Doloksanggul melalui ruang UGD dan dianjurkan opname," ucapnya.

Dosmar mengatakan pihak RS melakukan rontgen. Hasilnya, ada gambaran mengarah ke pneumonia sehingga ILP dirujuk ke RSUD Tarutung yang merupakan salah satu RS rujukan corona di Sumut.

"Setelah dilakukan pemeriksaan rontgen foto torax oleh dokter spesialis paru, didapati adanya gambaran mengarah ke pneumonia dan dokter paru merujuk ybs ke RSUD Tarutung (25 Maret). Tetapi sebelum tiba di RSUD Tarutung, pasien sudah meninggal di perjalanan. Pasien dibawa kembali pulang ke RSUD Doloksanggul," tulisnya.

Dia juga menuliskan kalau ILP belum bisa dinyatakan positif Corona atau COVID-19 karena hasil pemeriksaan laboratorium belum keluar. Selain itu, dia menyebut ILP punya riwayat penyakit asam lambung.

"Pasien tersebut belum bisa kita pastikan COVID-19 karena belum melakukan pemeriksaan rapid test atau swab cairan spesimen untuk diperiksa," tuturnya.

Jenazah ILP langsung dimakamkan kemarin malam. Hal ini dilakukan setelah pemerintah setempat bermusyawarah dengan keluarga.

"Keluarga sepakat menyetujuinya sebagaimana Surat Edaran Bupati Humbang Hasundutan tentang kewaspadaan penularan COVID-19 agar menghindari kerumunan massa," sebut Dosmar.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 32 kali