cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...
cache/resized/2b2c034cf620b2a0f357c14287c0a073.jpg
Washington(MedanPunya) Otoritas Amerika Serikat (AS) resmi mendakwa Presiden Venezuela, Nicolas ...
cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...

Medan(MedanPunya) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengatakan pegawai di jajaran Pemprov Sumut sudah bekerja di rumah demi mencegah Corona. Menurutnya, hanya 10 persen pegawai yang masih harus ke kantor karena tugasnya tak bisa dilakukan dari rumah.

"10 persen dia tetap ngantor, karena kantor ini tidak boleh berhenti," ujar Edy saat rapat dengan pelaku usaha di Aula Rumah Dinas Gubsu, Kamis (26/3).

Edy mengatakan pihaknya bakal memantau para pegawai Pemprov Sumut agar tidak keluyuran keluar rumah. Jika ketahuan, maka pegawai itu akan ditangkap dan didenda Rp 1 juta.

"Kalau di Pemprov, ketahuan (di luar rumah), tangkap, denda Rp 1 juta," jelas Edy.

Namun, Edy tak menjelaskan detail bagaimana proses pemantauan para pegawai itu. Dia pun meminta para pengusaha mengatur agar karyawan yang masuk tidak terlalu banyak.

"Minimal atur karyawan masing-masing. Saya berharap berkurang yang keluar," ucapnya.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 35 kali