cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Medan(MedanPunya) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memfasilitasi rapid test virus Corona (COVID-19) bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang kembali ke Sumut. Ada lima kabupaten di Sumut yang disiapkan untuk rapid test.

"Ada 5 kabupaten yang sudah siapkan dan kita fasilitasi dengan rapid test untuk kita lakukan tes awal kepada saudara-saudara kita yang bekerja di luar," ujar Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi saat apel pasukan penyemprotan disinfektan di Medan, Selasa (31/3).

Edy mengatakan sampai saat ini belum ada TKI yang dinyatakan positif Corona. Jika ada TKI yang terindikasi terjangkit Corona, TKI itu akan diisolasi.

"Sementara belum didapatkan dan kita berharap tidak didapatkan. Apabila ditemukan, ada hal-hal yang mencurigakan isolasi. Sampai nanti kita siapkan isolasinya di Medan ini," ujar Edy.

Di samping itu, Edy meminta masyarakat tidak panik terhadap dampak ekonomi dari penyebaran virus corona. Edy menyampaikan akan ada bantuan yang diberikan untuk masyarakat yang kurang mampu.

"Untuk masyarakat seluruhnya tetap tenang, tidak panik. (Kami) akan membantu masyarakat secara selektif, memberikan kepada saudara-saudara kita yang nanti membutuhkan dampak COVID-19," ujarnya.

Edy mengatakan bantuan ini sudah mendapatkan persetujuan dari DPRD Sumut. Dia menyebut nantinya ada tim yang menyeleksi masyarakat mana yang mendapatkan bantuan.

"Nanti pada saatnya atas pertimbangan pengelola pemerintah, yang telah diizinkan oleh legislatif, Ketua DPRD dengan seluruh fraksi kemarin. Jangan panik, tenang. Kalau diperintahkan harus berada di rumah, lakukan. Nanti ada tim sosial untuk mendeteksi," tuturnya.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 88 kali