cache/resized/8d4edbde1ebff7088c248583bb3e1899.jpg
Jakarta(MedanPunya) Niat calon jemaah haji 2020 untuk melaksanakan rukun islam kelima itu tahun ini ...
cache/resized/e9a998cef8693c549e26f2f21d9701fd.jpg
Washington(MedanPunya) Para pemuka agama Kristen di Amerika Serikat mengungkapkan kemarahan mereka ...
cache/resized/1a5b814444b68f4e3bcd007b5f81a218.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pemerintah memutuskan tidak ...

Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi aturan pencegahan virus Corona yang dibuat pemerintah. Dia mengatakan aturan itu juga berlaku bagi para pejabat.

"Mengimbau seluruh warga Sumatera Utara untuk mengikuti protokol. Siapa pun dia, baik pejabat daerah, pejabat pemerintah, TNI, dan Polri. Patuhi protokol yang sudah disiapkan pemerintah," ujar Martuani saat apel Aman Nusa II pencegahan penyebaran virus Corona di Medan, Selasa (31/3).

Martuani mengatakan ada sejumlah aturan yang harus dipatuhi. Salah satunya tidak membuat kerumunan. "Kerumunan orang banyak, pasti kami bubarkan," ucapnya.

Dia juga mengingatkan warga tak perlu melayat jika ada pasien terkait Corona yang wafat. Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari aturan yang ada.

"Protokol pemakaman, tidak ada yang melayat. Kami harap ini tidak terjadi di Sumatera Utara," jelas Martuani.

Martuani memastikan akan membubarkan kerumunan warga. Dia mengingatkan ada hukuman bagi warga yang melawan imbauan petugas.

"Kalau diimbau bubar tidak usah melawan. Pasti kami terapkan undang-undang wabah penyakit menular. UU Nomor 4 Tahun 1984. Sanksi hukumnya 1 tahun. Kami juga akan menerapkan karantina, sanksi hukumannya 1 tahun," paparnya.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 154 kali