cache/resized/8d4edbde1ebff7088c248583bb3e1899.jpg
Jakarta(MedanPunya) Niat calon jemaah haji 2020 untuk melaksanakan rukun islam kelima itu tahun ini ...
cache/resized/e9a998cef8693c549e26f2f21d9701fd.jpg
Washington(MedanPunya) Para pemuka agama Kristen di Amerika Serikat mengungkapkan kemarahan mereka ...
cache/resized/1a5b814444b68f4e3bcd007b5f81a218.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pemerintah memutuskan tidak ...

Medan(MedanPunya) Virus Corona terbaru atau COVID-19 ternyata berdampak pada masyarakat di berbagai sektor. Salah satunya Pak Karona, yang merupakan pedagang pasar tradisional di Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Pak Karona mengatakan pembeli yang datang ke Pasar MMTC Medan berkurang sejak pemerintah mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar rumah demi mencegah virus Corona. Dia pun mengaku 'megap-megap' melawan efek corona.

"Berdampaklah. Pembelinya kurang kali sejauh ini. Sekitaran dua minggulah. Kalau biasanya. Udah bersih potong sana-sini, dapatlah sekitaran Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu sehari. Sekarang Rp 100 ribu aja udah megap-megap," ujar Karona, Rabu (1/4).

Dia mengatakan pembeli berkurang drastis sejak ada imbauan agar warung-warung di Medan tutup demi mencegah kerumunan warga. Pembeli makin berkurang sejak warga juga diminta tak menggelar pesta.

"Kan sekarang ada imbauan warung-warung nggak dikasih buka. Dilarang ramai-ramai dan juga orang pesta pernikahan. Kalau kemarin itu, mereka ada ngambil. Ada ngambil untuk dijualnya lagi. Ada juga untuk pesta gitu. Nah, yang jualan itu pada nggak laku juga," tuturnya.

Karona mengatakan biasanya dia bisa menjual cabai hingga 200 kg sehari. Namun, sejak virus Corona merebak dan aktivitas warga dibatasi, 200 kg cabai baru habis setelah dua hari.

"Kalau begini terus malah bisa gulung tikar. Kan lapaknya sewa, kemudian uang kebersihan lagi," ucapnya.

Hingga Selasa (31/3), terdapat 26 kasus positif Corona di Sumut. Selain itu, ada 70 pasien dalam pengawasan (PDP) serta 2.934 orang dalam pemantauan (ODP) Corona di Sumut. Pemerintah juga meminta warga mengurangi aktivitas di luar rumah demi mencegah penularan Corona.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 85 kali