cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Medan(MedanPunya) Pemprov Sumatera Utara (Sumut) menargetkan ada 1.300 ruangan untuk isolasi dan perawatan pasien terkait corona atau COVID-19. Saat ini, berapa ruangan yang sudah ada?

"Kalau ruangan direncanakan dari Gubernur sekitar 1.300 ruangan. Yang sudah ada yang pasti Adam Malik yang rujukan PDP berat itu 11 ruangan. 1 ruangan 1 pasien. Kalau di GL Tobing itu 2 ICU sama 37 ruang isolasi. Direncanakan di Martha Friska di Multatuli sekitar 110 ruang, yang Martha Friska I, yang II belum," ucap Jubir Gugus Tugas COVID-19 Sumut, Mayor Kes Whiko Irwan, Rabu (1/4).

Rumah sakit yang disebutkan Whiko tersebut berada di Medan dan Tanjung Morawa. Dia mengatakan tak hafal detail jumlah seluruh ruangan untuk perawatan pasien corona yang sudah disiapkan di Sumut.

"Saya nggak bawa data pasti. Seingat saya seluruhnya nanti 1.300 ruang. Itu termasuk Asrama Haji dan Wisma Atlit. Itu masih perencanaan. Yang sudah direalisasi GL Tobing itu. Adam malik juga sudah siap. Yang Marhta Friska ini sedang dipersiapkan," tuturnya.

Whiko mengatakan pasien dengan gejala berat corona nantinya dirawat di RS Adam Malik Medan. Alasannya, peralatan di RS Adam Malik yang paling lengkap.

"Adam Malik itu yang paling lengkap alatnya," tuturnya.

Hingga Selasa (31/3), terdapat 26 kasus positif corona di Sumut. Selain itu, ada pula 70 pasien dalam pengawasan (PDP) serta 2.934 orang dalam pemantauan (ODP) corona di Sumut. Pemerintah juga meminta warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah demi mencegah penularan corona.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 71 kali