cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Medan(MedanPunya) Di tengah wabah virus Corona (Covid-19) ini, pihak kepolisian dan pemerintah telah melakukan upaya agar masyarakat tetap berdiam diri di rumah.

Hal tersebut bertujuan untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 atau Corona yang terjadi di Sumatera Utara khususnya Medan.

Namun, bukannya berdiam diri di dalam rumah, keadaan sepi, jalanan lengang dimanfaatkan seorang pelaku kejahatan ini.

Pandu Alfaris (26) warga Jalan Umar Gg Jojodiharjo Kelurahan Glugur Darat Kecamatan Medan Timur.

Dari informasi yang dihimpun, aksi Pandu terhadap korban yang merupakan tetangganya ini terjadi di Jalan KL Yos Sudarso, Kecamatan Medan Barat pada, Sabtu (28/3) lalu.

Kapolsek Medan Barat Kompol Afdhal Junaidi mengatakan, saat itu korban tengah berjalan kaki dan diduga diikuti oleh tersangka dari rumahnya di Jalan Umar Medan Timur.

Sesampainya di Jalan KL Yos Sudarso Gg Bagan, pelaku lalu menyergap dan menikam korban dengan gunting.

"Untuk tersangka sudah kami tangkap di lokasi persembunyiannya. Kedua kakinya ditembak karena melawan saat disergap," ujarnya, Kamis (2/4).

Lebih lanjut dijelaskan Kapolsek, dalam aksinya, pelaku menganiaya dengan mencekik serta menikam korban hingga pingsan.

"Oleh saudaranya, korban dilarikan ke rumah sakit terdekat. Tersangka merampok hp dan anting emas korban," ungkap Kompol Afdhal.

Dari kejadian tersebut, pihaknya yang menerima laporan korban, langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku.

Dari pemeriksaan diketahui tersangka merupakan residivis kasus pencurian yang telah tiga kali bolak balik masuk penjara.

Sambung Kompol Afdhal Junaidi, dari kejadian tersebut pihaknya amankan barang bukti berupa satu unit hp, satu buah gunting dan pakaian yang diperoleh tersangka dari hasil menjual emas.

"Terhadap pelaku dijerat dengan Pasal 365 Kuhpidana dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara," pungkasnya.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 76 kali