cache/resized/b46cee9fe2241df9f4fc9f8325866285.jpg
Washington(MedanPunya) Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Agnes Callamard, ...
cache/resized/463ce84142a875d95831164ce57c0a99.jpg
Washington(MedanPunya) Dalam pidato kenegaraan atau State of Union, Presiden Amerika Serikat Donald ...
cache/resized/5d06ffba665f06f992039bd0f2e37cd1.jpg
Lubukpakam(MedanPunya) Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melakukan kunjungan kerja ke ...

Medan(MedanPunya.Com) Beberapa waktu lalu, dua tersangka kasus perampokan masing-masing Andre alias Aan (17) warga Jl Sekata, Gg Melur, Medan Barat dan Ilham (25) warga Jl Marelan, Gg Manggis, Tanah 600 berhasil melarikan diri saat digiring petugas ke kantor Kejaksaan Negeri Medan. Setelah hampir empat hari melarikan diri, satu tersangka bernama Andre akhirnya berhasil dibekuk.

Kapolsekta Helvetia, AKP Roni Bonic ketika dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan seorang tersangka. "Satu orang yang sudah kita amankan, atas tersangka Andre," kata Roni, Senin (22/9).

Menurut Roni, tersangka dibekuk di Sumatera Barat, percisnya di Kampung Pisang Atas, Ampek Koto, Bukit Tinggi. "Saat ini, kita berupaya mengejar seorang tersangka lainnya. Tim kita masih melakukan pengejaran," ungkap Roni.

Disinggung kemana pengejaran dilakukan, Roni belum mau merincinya. Ia khawatir pelaku akan melarikan diri terlalu jauh.

"Kita berupaya semaksimal mungkin untuk menangkap satu pelaku lainnya. Mudah-mudahan segera tertangkap," katanya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, kedua pelaku lolos setelah menceburkan diri ke sungai Deli yang melintasi Jl Sekata, Sei Agul, Medan Barat. Saat itu, kedua tersangka hendak dikirim ke Kejari Medan guna pelimpahan tahap dua.

Atas kejadian ini, dua orang penyidik dari Polsekta Helvetia sempat diperiksa Propam Polresta Medan. Kedua oknum penyidik yang namanya dirahasiakan itu terancam tidak naik pangkat, dan tidak naik gaji.***trb/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1270 kali