cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...
cache/resized/b0464be8544b45de19561aca7b0af046.jpg
Bandar Sri Begawan(MedanPunya) Pemerintah Brunei Darussalam tidak hanya memberlakukan hukuman rajam ...
cache/resized/68a55234bdb2786d58de1973a2ca422d.jpg
Washington(MedanPunya) Presiden AS Donald Trump kembali memuji kerja pasukan AS dalam memerangi ...

Medan - Dari 28 kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang memiliki formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014, tujuh kabupaten/kota di antaranya sudah menyatakan siap membuka penerimaan CPNS.

Kepala Bidang Pengadaan dan Pembinaan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kaiman Turnip mengatakan, kesiapan itu sudah bisa dilihat melalui website yang sudah bisa dibuka. "Dari 33 kabupaten/kota di Sumut, ada 28 kabupaten/kota yang memiliki formasi penerimaan CPNS 2014. Tapi baru 7 kabupaten/kota yang websitenya suda bisa dibuka untuk mendaftar yang dilengkapi dengan persyaratan," katanya kepada wartawan di kantor Pemprovsu, Rabu (3/9).

Ketujuh kabupaten/kota itu yakni Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Kabupaten Samosir, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Kota Binjai, Kota Sibolga, Kabupaten Toba Samosir, dan Kabupaten Nias. Tetapi, untuk hari ini, ucapnya, Kabupaten Nias tidak bisa dibuka website-nya. "Kemarin bisa dibuka. Ini kita belum ketahui apa penyebabnya karena ini langsung diprogramkan ke Jakarta," katanya.

Kaiman melanjutkan, syarat-syarat untuk mendaftar CPNS sudah disertakan di website dan syarat itu juga dibuat oleh masing-masing kabupetan/kota. Jadi, katanya, persyaratan CPNS di masing-masing kabupaten/kota berbeda-beda.

Tetapi, dari ketujuh kabupaten/kota itu masih ada yang belum melengkapi persyaratan meski website-nya sudah bisa dibuka dan sudah menyatakan siap.
"Kalau persoalan seperti adanya agama yang tidak terdaftar memang belum saya temukan. Karena syarat ini langsung kabupaten/kota yang buat. Ada yang pakai nilai standar TOEFL seperti di Bali, ada yang tidak. Ada persyaratannya yang umum-umum saja. Tapi saya yakin kabupaten/kota sudah memikirkan soal persyaratan yang dibuat," ucapnya.

Selain itu, lanjut Kaiman, untuk saat ini yang perlu diperhatikan oleh si pendaftar CPNS adalah pengisian formulir. Dia mengatakan, untuk tahun ini pengisian pendaftaran CPNS tidak bisa mendaftar banyak. "Artinya, kalau si pendaftar misalnya sudah mendaftar ke Kabupaten Samosir kemudian mau dipindah ke Kabupaten humbahas sudah tidak bisa. Programnya sudah langsung tersimpan. Jadi harus betul-betul dibaca petunjuka pengisiannya, biar ga salah," jelas Kaiman.

Dia juga mengimbau kepada peserta CPNS agar tidak tergiur dan percaya dengan iming-iming kelulusan dari oknum tertentu yang menyatakan bisa mengurus kelulusan, apalagi dengan syarat ada imbalan uang. Karena, kata Kaiman, penerimaan CPNS ini langsung bisa dilihat di website dan murni hasil seleksi. "Hasilnya bisa langsung dilihat. Saya berharap, janganlah percaya dengan oknum-oknum yang mengatasnamakan bisa mengurus kelulusan CPNS ini," ucapnya. (mb)

  • 0 komentar
  • Baca 2022 kali
Selengkapnya di dalam kategori ini: Ki Water Medan Dukung Seminar Edukasi Keluarga »