cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...
cache/resized/b0464be8544b45de19561aca7b0af046.jpg
Bandar Sri Begawan(MedanPunya) Pemerintah Brunei Darussalam tidak hanya memberlakukan hukuman rajam ...
cache/resized/68a55234bdb2786d58de1973a2ca422d.jpg
Washington(MedanPunya) Presiden AS Donald Trump kembali memuji kerja pasukan AS dalam memerangi ...

Medan - Pemerintah Kota (Pemko) Medan mulai membayarkan honor untuk bilal dan penggali kubur yang sempat tertunda. Untuk tahap awal pembayaran honor untuk di Kecamatan Medan Tembung sebanyak 630 orang, Medan Denai sebanyak 659 orang, Medan Belawan 286 orang dan Medan Labuhan 549 orang.

Walikota Medan Dzulmi Eldin mengatakan, penyaluran honor ini dilakukan melalui rekening bank masing-masing. Untuk itulah kepada para bilal jenazah, penggali kubur dan guru mengaji agar membuka rekening masing-masing dan ini dilakukan semata-mata untuk mempermudah pembayaran sekaligus menghindari terjadinya pemotongan.

"Berhubung banyak yang mengeluh, makanya saya putuskan penyaluran dilakukan seperti biasa. Jadi tidak ada maksud lain, tujuannya semata-mata untuk mempermudah bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian mendapatkan honor. Untuk itu saya hadir dan memastikan penyaluran lancar serta tidak ada pemotongan sedikit pun," ujar Eldin, Selasa (2/9).

Dirincikannya, pemberian honor untuk 6 bulan, setiap bulannya mendapatkan honor Rp 150.000. Jadi total yang diterima Rp 900.000 dan dipotong pajak PPn Pasal 21 sebesar 6%. "Jadi jumlah bersih yang diterima Rp846.000 perorang," katanya.

Eldin yang sempat kecewa saat penyerahan honor bilal secara simbolis tersebut karena pihak Kecamatan Medan Belawan tidak dilayani dengan baik tanpa diberikan makanan maupun minuman oleh pihak kecamatan meski sudah lama menunggu.

Ia baru mengetahui para penerima honor tidak diberi makanan maupun minuman, ketika tiba di lokasi sekira pukul 12.30 WIB.

Begitu datang menyapa para ibu-ibu dan bapak-bapak yang duduk di bawah tenda, mereka dengan wajah memelas langsung menjawab, "Kami sangat lapar dan haus sekali, Pak Wali. Sudah lama kami menunggu di sini," ujar meraka.
Ucapan itu sontak membuat wajah orang nomor satu di Kota Medan langsung memerah. Eldin selanjutnya memanggil Sekcam Medan Belawan, sebab Camat Medan Belawan tidak berada di tempat.

Setelah Eldin memberikan sejumlah uang kepada Sekcam Medan Belawan untuk segera membeli nasi bungkus kepada seluruh penerima honor yang hadir.
Ia ingin bapak-bapak dan ibu-ibu usai menerima honor bisa langsung makan dan baru kembali ke rumahnya masing-masing. Selanjutnya Eldin pun minta izin untuk pamit, sebab penyaluran honor yang sama juga akan dilakukan di Kantor Camat Medan Tembung.(mb)

  • 0 komentar
  • Baca 1661 kali