cache/resized/03ae02c03a497507a5cc772e7d2ad074.jpg
Jakarta(MedanPunya) Mahkamah Agung (MA) menyunat hukuman mantan Menteri Sosial Idrus Marham. Ia ...
cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...

Medan(MedanPunya.Com) Wali Kota Medan, H.T Dzulmi Eldin mengatakan telah mengikuti perkembangan kasus kekerasan seksual yang terjadi di SDN Percobaan Sei Petani. Sehingga menugaskan Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan serta Kepala BKKBN untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Saya mendengar laporan bahwa peristiwa tersebut bermula karena korban dan terduga pelaku melakukan lomba dengan candaan. Apabila ada yang kalah kemudian disuruh "buka celana". Namun, ada temannya yang nakal kemudian di sogokan dengan pembersih kamar mandi, sudah tegur dan beri peringatan Kepala Sekolah karena lalai melakukan pengawasan," katanya kepada awak media, Jumat (17/10).

Dia mengemukakan tidak hanya kepala sekolah, kedepan akan memberikan peringatan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan. Meskipun demikian, terduga korban dan pelaku tetap mendapatkan surat peringatan. Sehingga, kedepannya diharapkan tak akan terjadi peristiwa serupa.

"Apabila kedepannya terjadi peristiwa serupa maka siswa yang terduga melakukan kesalahan tersebut akan dipindahkan. Kekerasan itu tidak tercipta bukan disengaja, kita sama-sama melihat progres kedepannya saja. Tapi, untuk sekarang belum ada niat menggeser kepala sekolah, kedepannya kita tunggu saja," ujarnya.

Orangtua korban berinisial, S mengemukakan telah mengikuti rapat bersama dengan pihak sekolah dan pihak dinas. Sehingga untuk menjaga kejiwaan anaknya, akan mengikuti kesepakatan tersebut. Oleh sebab itu, ia bersediah melakukan home scholing sembari menunggu kondisi N telah seperti biasa.

"Untuk sementara anak saya harus Home Scholing. Tapi berdasarkan informasi yang saya peroleh, dan pada rapat sebelumnya telah disepakati orangtua murid kembali menjumpai pihak kepala sekolah untuk meminta keterangan ataupun penjelasan dari kepala sekolah," ujarnya.***trb/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 959 kali