cache/resized/03ae02c03a497507a5cc772e7d2ad074.jpg
Jakarta(MedanPunya) Mahkamah Agung (MA) menyunat hukuman mantan Menteri Sosial Idrus Marham. Ia ...
cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...

Medan(MedanPunya.Com) Kepolisian Daerah Sumatera Utara mempersiapakan 2800 pasukan untuk mengamankan kondisi Sumatera Utara menghadapi pelantikan Presiden Indonesia ke 7 Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Selain pasukan, Polda Sumut juga mempersenjatai pasukan dengan peralatan tempur yakni Panser Anoa, Baracuda.

Pada apel kesiapan pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2014 di wilayah Provinsi Sumut, Kapolda Sumut, Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo mengatakan, pada apel tersebut dihadiri sebanyak 1700 orang.

"Semuanya ada sekitar 2800 orang namun yang hadir di sini ada sebanyak 1700 orang," katanya, Jumat (17/10).

Eko mengatakan, apel siaga peralatan dan pasukan ini sengaja dilakukan untuk melakukan pengamanan karena Sumatera Utara adalah daerah yang potensial untuk menarik perhatian nasional. "Sumut ini adalah daerah yang seksi," kata Eko.

Menurutnya keberagaman serta besarnya Sumatera Utara bisa saja dijadikan oleh teroris sebagai tempat untuk melakukan tindakan sabotase dan gangguan keamanan.

"Sumut ini kan terkenal dan gampang kalau mau cari perhatikan dari Jakarta. Apalagi kalau ada kerusuhan atau tindakan teroris tentu saja akan menarik perhatian nasional. Untuk itu kita antisipasi jangan sampai ada gangguan keamanan di Sumut," katanya.

Menurutnya, Sumut adalah daerah yang stategis untuk tujuan baik dan jahat. Jangan sampai Sumatera Utara dijadikan teroris menjadi tempat untuk menganggu kemanan pelantikan Presiden ke 7.

"Kalau semua di Jakarta nanti para pengganggu bisa mencari alternatif untuk mencari perhatian Nasional dengan mengganggu keamanan di Sumut," katanya.

Namun hingga saat ini menurutnya belum ada laporan yang masuk mengenai adanya informasi gangguan keamanan menjelang pelantikan Jokowi-JK.

"Sementara ini kita belum mendapatkan informasi gangguan," katanya.***trb/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1044 kali