cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...
cache/resized/b0464be8544b45de19561aca7b0af046.jpg
Bandar Sri Begawan(MedanPunya) Pemerintah Brunei Darussalam tidak hanya memberlakukan hukuman rajam ...
cache/resized/68a55234bdb2786d58de1973a2ca422d.jpg
Washington(MedanPunya) Presiden AS Donald Trump kembali memuji kerja pasukan AS dalam memerangi ...

Medan - Walikota Medan Dzulmi Eldin mengancam akan menindak tegas seluruh aparatur di jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang mempersulit pengurusan administrasi kependudukan, baik itu kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), akte kelahiran maupun pengurusan surat-surat lainnya. Termasuk, pada saat masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan di Puskesmas maupun RSUD dr Pirngadi Medan.

"Pegang ucapan saya ini, saya tidak main-main. Jika ada aparatur saya mulai kepala lingkungan, lurah, camat, jajaran Puskesmas dan RSUD dr Pirngadi Medan terbukti menyakiti perasaan masyarakat, langsung saya tindak tegas. Itu akan saya buktikan. Karena artinya mereka tidak menjaga nama baik saya yang telah diberi amanah masyarakat untuk memimpin Kota Medan," kata Eldin di acara Green Roadshow Silaturahmi Antar Warga di Taman Pendidikan Islam Darul Hikmah Jalan Pelajar, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (6/9).

Untuk itu, ia minta kepada seluruhnya aparaturnya, terutama di Kecamatan Medan Kota supaya memberikan pelayanan prima dan terbaik kepada masyarakat. Apalagi tahun 2014 ini telah dicanangkan sebagai tahun peningkatan pelayanan.

Sikap tegas ini disampaikan terkait banyaknya keluhan yang disampaikan warga terkait kinerja aparaturnya di jajaran Kecamatan Medan Kota, mulai sering dipersulitnya warga ketika mengurus administrasi kependudukan maupun surat-surat lainnya serta ketidakpedulian apraturnya terhadap wilayahnyatugasnya masing-masing.

Terbukti seperti keluhan yang disampaikan salah seorang warga Jalan Santun. Pria itu mengaku Lurah maupun Camat tidak peduli dengan kondisi jalan maupun parit yang ada. Selain kondisi Jalan Santun rusak, ada kawasan yang selalu digenangi air akibat parit tersumbat. Meski sudah dilaporkan kepada lurah maupun camat namun tidak ditanggapi. Lama kelamaan genangan air itu menebar bau busuk yang setiap harinya harus dihirup warga sekitar.

Penjelasan warga sontak membuat Eldin marah. Mantan Sekda Kota Medan itu langsung menegur dan memarahi Lurah maupun camat yang bersangkutan.

"Mengapa itu dibiarkan? Camat dan Lurah harus tanggap dengan apa yang terjadi di wilayah tugasnya masing-masing, termasuk harus menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan warganya. Saya minta keluhan warga ini secepatnya dituntaskan, koordinasi dengan Dinas Bina Marga!" tegasnya dengan nada tinggi yang menyebabkan Camat dan Lurah hanya bisa tertunduk.

Setelah seluruh keluhan disampaikan warga, Eldin memerintahkan kepada pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait menindaklanjutinya sesuai tupoksinya masing-masing. "Saya minta semua keluhan warga ini harus dituntaskan secepatnya!" ujarnya.

Selain menerima keluhan warga, Eldin dalam silaturahmi itu juga menyampaikan upaya-upaya yang telah dilakukan Pemko Medan dalam melayani masyarakat. Di bidang adminstrasi kependudukan, Pemko Medan melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk pengurusan KTP, KK, akte nikah, akte kelahiran dengan mengurusnya di kantor kecamatan. Khusus akte kelahiran, bisa diurus di sekolah-sekolah maupun Posyandu.

Di bidang kesehatan, jelasnya, seluruh Puskesmas yang ada dan RSUD dr Pirngadi telah diperintahkan untuk memberi pelayanan lebih prima. Artinya, pelayanan yang diberikan atas dasar kemanusian bukan berorientasi keuntungan sehingga harus tanggap jika ada warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

"Apabila ada warga kurang mampu yang membutuhkan perawatan medis namun tidak memiliki dana, segera laporkan kepada lurah maupun camat. Warga yang bersangkutan langsung kita bawa berobat. Untuk itu Lurah dan camat harus peka, saya tidak mau ada warga yang sakit tidak berobat akibat masalah dana," ungkapnya. (mb)

  • 0 komentar
  • Baca 1380 kali