cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...
cache/resized/d62aab24d5771b45119d776c93896d07.jpg
New York(MedanPunya) Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, dipenuhi gelak tawa ketika ...

Medan(MedanPunya.Com) Pascamenghirup udara segar setelah Kejari Medan menetapkan status tahanan kota terhadap Kepala Inspektorat Sumut, Hasban Ritonga, yang bersangkutan belum aktif berkantor, Jumat (14/11).

Sekretaris Inspektorat Pemprov Sumut, Fuad yang ditemui di ruang kerjanya mengaku, belum ada kabar bahwa atasannya akan berdinas hari itu. "Sampai hari ini belum ada kabar masuk tidaknya Pak Hasban. Kemungkinan istirahat dulu dan Senin mulai aktif," ujar Fuad.

Menurutnya, sejak pertama kali ditahan oleh penyidik Bareskrim Mabes Polri, Hasban pun menunjuknya sebagai pelaksana inspektorat. "Iya, ketika ditahan beliau mengeluarkan surat dan menunjuk saya sebagai pelaksana. Bukan Plt, kalau Plt itu kan ada SK dari gubernur, tetapi hanya sekadar pelaksana saja," terangnya.

Ruangan Hasban yang berdekatan dengan ruang Fuad terlihat kosong. Pintu kantornya pun terlihat tertutup dan dari jendela tak terlihat ajudan yang lazim berada di ruang tunggu.

Hasban mengatakan hari itu dirinya belum masuk kerja. Dirinya mengaku mulai Senin, dirinya akan kembali berdinas. "Yang mana, yang sirkuit. Sama Marasamin saja lah (pengacara Hasban). Aku saja sampai hari ini kurang tau kronologisnya," ujar Hasban.

Ditanya lebih jauh apakah dirinya merasa korban dalam perkara ini, mantan Kabiro Binkemsos ini kembali menyarankan agar berkoordinasi dengan pengacaranya. "Gina saja lah adinda, tanya Marasamin saja lah," ujarnya.***trb/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1026 kali