Pasutri Dianiaya Tetangganya Pakai Besi Gegara Diklakson

Medan(MedanPunya) Pasangan suami istri dianiaya tetangga lantaran tidak terima diklakson. Si tetangga memukuli pasutri tersebut. Imbasnya cukup parah hingga pasutri tersebut harus dirawat di rumah sakit.

Kepala sang suami terluka dan berlumuran darah, sementara sang istri yang coba melerai juga terkena hantaman besi. Sang istri mengalami patah tulang di bagian tanggan.

Darwin Tanadi (42) sempat berlumuran darah setelah kepalanya dihantam besi oleh tetangganya bernama Rudi (47).

Sementara istri Darwin bernama Agustina (35), mengalami patah tangan kiri dan terluka di bagian kepala akibat dipukul dengan benda yang sama.

Saat ini, pasangan suami istri itu masih menjalani perawatan di RS Royal Prima Marelan.

Menurut kuasa hukum korban, Ruben Panggabean, kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Pelabuhan Belawan.

Dia berharap polisi bisa segera menangkap Rudi dan memenjarakan pelaku.

“Kami berharap kepada polisi untuk segera melakukan olah TKP dan menindaklanjuti laporan yang sudah kami sampaikan, serta menetapkan pelaku sebagai tersangka untuk diproses secara hukum,” kata Ruben.

Dia mengatakan, akibat kejadian ini, anak korban yang masih di bawah umur mengalami trauma.

Sebab, aksi penganiayaan tersebut dilakukan pelaku di hadapan anak korban.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Rudy Sahputra ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan korban.

Namun, kata Rudy, terlapor juga melaporkan pelapor ke Polsek Medan Labuhan.

“Kalau memang yang dilaporkan ini bersalah, akan kami proses,” kata Rudy.

Terpisah, sejumlah tetangga yang diwawancarai mengatakan kasus penganiayaan terhadap Darwin Tanadi dan istrinya Agustina terjadi pada Minggu (9/1/2022) kemarin.

Saat itu, Darwin mengendarai mobil hendak keluar dari perumahan Komplek Ivory, Lingkungan III, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.

Sementara terlapor, juga hendak keluar dari rumahnya menumpangi mobil.

Karena khawatir bersenggolan, Darwin menekan klakson.

“Si pelaku ini enggak senang diklakson. Kemudian dia (Rudi) turun dari mobil dan mendatangi korban,” kata tetangga yang tak mau menyebutkan namanya.

Setelah bertemu, Rudi dan Darwin cekcok. Selanjutnya Rudi mengambil besi panjang dari dalam mobilnya.

Dia membabibuta memukul kepala Darwin menggunakan besi.

Melihat suaminya dianiaya, Agustina berusaha melerai. Nahas, Agustina juga kena pukul besi hingga tangannya patah.

Melihat Darwin dan Agustina terluka, sang anak menangis berusaha menyelamatkan orangtuanya.

Namun pelaku tetap mengamuk, hingga membuat anak korban histeris ketakutan.

Pascakejadian, Darwin dan Agustina dibawa ke RS Royal Prima Marelan untuk mendapat perawatan intensif.***trb/mpc/bs

 

 

 

 

 

 

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version