Kamis, 9 April 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Metro

Pencarian Korban Banjir Tanjung Selamat Dilanjutkan

Senin, 7 Desember 2020
kanal Metro
40
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Medan(MeanPunya) Pencarian korban hilang Herman Asmen (49) korban banjir di Perumahan De FlamboyanKelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Medan, Senin (7/12).

Ini menjadi pencarian di hari keempat tim SAR Medan melakuan pencarian korban Herman.

Humas SAR Medan, Hisar Turnip menjelaskan bahwa jumlah personil yang dicari hingga ke 10 kilometer ke lokasi.

“Tim pencarian akan mencari hinhga 10 kilometer dari dari Pantai Bokek ke arah Hilir sungai, dengan Scouting darat tetap dilaksanakan di sekitar Komplek Perumahan De Flamboyan. Alut, 1 LCR, 3 Perahu Kayak,” tuturnya, Senin (7/12).

Istri korban, Evawaty Sri Ulina (48) Istri Herman Asmen (49) menjelaskan bahwa suaminya sempat untuk menolong evakuasi orang tua dan anak-anak.

“Umur saya 48, suami saya 49. Saya tinggal dirumah ini. Bapak (Suami Eva) mau bantu orang. Dia awalnya keluar 10.30 dan setelah itu tidak kembali lagi,” tuturnya.

Eva menyebutkan ia dan suaminya terakhir kontak pada jam 12 malam saat kejadian dan mendapatkan informasi bahwa suaminya di jembatan Flamboyan Island.

“Saya kurang tahu, karena awalnya keluar dari rumah untuk mencek lokasi separah apa kondisinya. Terakhir komunikasi pukul 12:00 Wib, air sudah tinggi dan dia suruh saya evakuasi orang tua ke atas. Sejak itu tidak ada kabar lagi,” ungkapnya.

Sebelumnya, jenazah bayi 2 tahun Imanuel Jonatan Sihaloho yang terseret banjir bandang di perumahan De Flamboyan, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Medan, Minggu (6/12).

Sekitar pukul 11.00 WIB Tim SAR Medan yang telah menyusuri selama tiga hari berturut-turut di seputaran bantaran sungai Belawan akhirnya ditemukan 1 kilometer dari TKP diantara pepohonan pisang.

Sang bayi ditemukan dalam kondisi penuh lumpur, dan langsung dibersihkan tim dengan air kemudian dimasukkan ke dalam kantong Jenazah.***trb/mpc/bs

 

 

 

 

 

Berikan Komentar:
Tags: banjirkorban hilangMedanMedan Tuntungan
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Jelang Kuliah Tatap Muka, LLDikti Wajibkan Mahasiswa di Bawah 21 Tahun Punya Surat Persetujuan Wali

Berita Berikutnya

Sebulan Diperbaiki, Jembatan Titi Bambu Sudah Ambruk

Related Posts

Metro

Pemprov Sumut Siapkan Teknis WFH Tiap Jumat Bagi ASN

Kamis, 2 April 2026
Metro

Disnaker Sebut Ada 44 Aduan Perusahaan di Sumut Tidak Berikan THR ke Pekerja

Selasa, 31 Maret 2026
Metro

Kondisi Sekolah Rakyat di Medan, Drainase dan Lampu Belum Layak jadi Sorotan

Selasa, 31 Maret 2026
Metro

Dinkes Sumut Temukan 162 Balita Stunting di Medan

Senin, 30 Maret 2026
Metro

Ketum Badko HMI Sumut Dapat Teror Usai Gelar Diskusi Kasus Andri Yunus

Senin, 30 Maret 2026
Metro

Bobby Minta Mudik Gratis Pemprov Sumut Transparan, Tak Boleh Ada Titipan

Senin, 16 Maret 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Kebakaran di Tempat Penitipan Mobil di Kisaran, Puluhan Kenderaan Diduga Ikut Ludes Terbakar

Kamis, 2 April 2026

Pemprov Sumut Siapkan Teknis WFH Tiap Jumat Bagi ASN

Kamis, 2 April 2026

Respons Gerindra soal Polemik Gaji DPRD Padangsidimpuan, Rusydi: Secara Aturan Dibenarkan

Kamis, 2 April 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana