Pencuri Motor Warga Dibekuk di Asrama TNI, Pelaku Keponakan Korban

Medan(MedanPunya) Polisi menangkap satu orang dari komplotan pencuri sepeda motor warga di Jalan Pasar III, Kecamatan Medan Timur Kota Medan. Pelaku merupakan keponakan korban.

Kapolrestabes Medan Kombes Teddy Jhon Marbun mengatakan pada Jumat (12/1) petugas mendapati informasi salah satu pelaku berinisial IH berada di suatu lokasi.

“Kami mendapat informasi bahwa salah satu pelaku berinisial IH ada di Asrama TNI, Kelurahan Pulo Brayan, Medan Timur,” kata Teddy, Rabu (17/1).

Lalu, lanjutnya, tim bergerak cepat dan langsung mengamankan IH di lokasi. Saat diinterogasi, IH mengakui mencuri motor bersama WD dan PTR yang kini masih diburu.

“Dari pengakuan IH ini, dua sepeda motor itu dijual kepada pria berinisial J sebesar Rp 18 juta,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Bustanul Arifin (55) selaku korban mengatakan kejadiannya berlangsung pada Selasa (9/1) subuh.

Ia mengaku baru mengetahui motornya dicuri ketika tetangganya memberi tahu pintu gerbangnya terbuka.

“Kami cek kamera CCTV ternyata ada sekitar 3 pria mengendarai sepeda motor yang melakukan pencurian,” kata Bustanul saat diwawancarai di rumahnya, Rabu (10/1).

Ia menyampaikan salah satu pelaku memanjat pagar rumahnya. Lalu, gembok pagarnya dirusak menggunakan gunting besi berukuran besar.

Setelah itu, setidaknya dua pria mengeluarkan dua sepeda motor dari teras rumahnya. Dia pun telah melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Timur.

“Kalau dari kamera CCTV tampak ada satu pelaku yang wajahnya kami kenali. Dia masih keponakan istri,” ucapnya.

Dia menyampaikan sempat ke rumah terduga pelaku untuk mengkroscek. Setibanya di lokasi, terduga pelaku mengaku. Sayangnya, kini terduga pelaku melarikan diri.

“Dia sempat mengakui. Beraksi sama keponakan yang lain dan satu pelaku lagi. Ya kami berharap agar para pelaku segera ditangkap agar tidak menambah korban lainnya,” tutupnya.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version