Minggu, 26 Juli 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Metro

Spanduk Tolak HRS Terpasang di Medan, GNPF Sumut: Skenario Siluman

Sabtu, 21 November 2020
kanal Metro
53
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Medan(MedanPunya) Spanduk yang berisi penolakan terhadap pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab terpasang di Kota Medan. GNPF Ulama Sumut menyebut pemasangan spanduk itu adalah skenario siluman.

Dilihat pada Sabtu (21/11), spanduk berukuran 3 meter ini berada di Jalan Wiliem Iskandar simpang Jalan Aksara, Medan. Ada satu buah spanduk penolakan yang terpasang di tempat ini. Spanduk ini dipasang menggunakan tali di dua tiang listrik.

Di dalam spanduk terlihat dipasang foto Habib Rizieq yang diberi tanda silang merah. Di dalam spanduk juga tertulis kata-kata penolakan terhadap Habib Rizieq. Di bagian bawah spanduk tertulis Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat.

“Tolak Habib Rizieq, Sumut Bukan Tempat Mu!!!” tulis spanduk itu.

Seorang warga yang berada di lokasi, Rudi, mengaku tidak mengetahui siapa yang memasang spanduk itu. Dia juga tidak mengetahui kapan spanduk itu terpasang.

“Saya di sini dari pukul 10.00 WIB, saya juga nggak ada merhatikan kalau spanduk itu ada di situ. Selama di sini saya nggak ada lihat spanduk itu dipasang,” ucap Rudi.

Sementara itu, Wakil Ketua GNPF Ulama Sumut Tumpal Panggabean menyebut spanduk itu adalah spanduk siluman. Dia menduga spanduk itu dibuat untuk memecah belah masyarakat Kota Medan.

“Terkait dengan spanduk siluman yang tiba-tiba muncul pagi hari ini tentang penolakan imam besar Habib Rizieq benar-benar skenario siluman. Sekarang kelihatan dengan jelas siapa yang memecah belah, siapa yang memancing, siapa yang bermain di saat Kota Medan ini sedang kondusif,” kata Tumpal saat dimintai konfirmasi.

Tumpal meminta Pemkot Medan menurunkan spanduk itu. Dia meminta agar spanduk itu segera diturunkan karena dapat memancing kemarahan.

“Kita minta dengan hormat kepada Pak Wali Kota Medan agar dapat menertibkan spanduk itu melalui Satpol PP. Kita minta juga pihak keamanan, pihak kepolisian, Pak Kapolrestabes, Pak Kapolda, spanduk-spanduk tersebut memancing kemarahan umat Islam. Kami percaya pihak kepolisian, pihak Wali Kota melalui Satpol PP bisa menyelesaikan itu tanpa umat Islam yang harus turun membersihkan itu,” jelasnya.***dtc/mpc/bs

Berikan Komentar:
Tags: FPIGNPF Ulama SumutMedanSpanduk
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Akhyar Unggul di Survei Roda Tiga, Timses: Cerminan Warga Medan Cerdas

Berita Berikutnya

Trump Gugat Kemenangan Biden, Hakim: Seperti Monster Frankenstein

Related Posts

Metro

Evakuasi 2 Korban Tertimbun Reruntuhan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, 400 Personel Tim SAR Dikerahkan

Selasa, 21 Juli 2026
Metro

Hasil Pemeriksaan PGN, Tak Ditemukan Gas Metana di Likasi Meledaknya Rumah Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026
Metro

Yayasan Perguruan KESATRIA mengundang Advokat Bung Raja: Cegah Anak Terjerat Hukum, Ingatkan Orang Tua Waspadai Narkoba, Geng Motor dan Pergaulan Bebas

Senin, 20 Juli 2026
Metro

Terang-terangan Edarkan Narkoba dan Sabu di Jalan, 2 Pria di Medan Ditangkap

Rabu, 8 Juli 2026
Metro

Bareng Teman Kuliah, Pria di Medan Edarkan Vape Narkotika Jaringan Internasional

Senin, 6 Juli 2026
Metro

Ngaku Pria Ganteng dari Singapura, Penipu Kuras Rp 120 M dari Ibu-ibu Medan

Senin, 6 Juli 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

PBB: Sindikat Penipuan Siber Raup hingga Rp 2.054 Triliun dari Warga Asia-Pasifik

Selasa, 21 Juli 2026

Evakuasi 2 Korban Tertimbun Reruntuhan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, 400 Personel Tim SAR Dikerahkan

Selasa, 21 Juli 2026

Hasil Pemeriksaan PGN, Tak Ditemukan Gas Metana di Likasi Meledaknya Rumah Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana