Selasa, 24 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Olahraga

Bayern Disebut Salah Besar Jual Matthijs de Ligt ke MU

Rabu, 28 Agustus 2024
kanal Olahraga
5
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Munich(MedanPunya) Legenda sepakbola Jerman Lothar Matthaeus tak habis pikir dengan Bayern Munich. Matthijs de Ligt malah dijual padahal pertahanan Bayern rapuh.

Die Roten melepas De Ligt ke Manchester United usai ditebus dengan kesepakatan yang mencapai 50 juta euro. Bek tengah internasional Belanda itu pergi setelah memenangi dua piala bersama Bayern dalam dua musim.

Setelah kepergian De Ligt, Bayern toh masih memiliki lima bek tengah. Mereka adalah Dayot Upamecano, Kim Min-jae, Eric Dier, pemain muda Tarek Buchmann, dan penggawa baru Hiroki Ito. Sayang sekali, Ito justru sudah cedera bahkan sebelum musim dimulai.

Matthaeus percaya, Bayern Munich blunder karena menjual De Ligt. Matthaeus bahkan mengklaim, sejumlah pemain Bayern tidak setuju dengan keputusan tersebut.

“Pertahanan masih dan tetap menjadi kelemahan Bayern,” ungkap pemilik tujuh medali juara Bundesliga bersama Bayern itu. “Matthijs de Ligt dijual, padahal dia adalah bek yang paling stabil selama dua tahun terakhir. Dia itu pemimpin di lini belakang.”

“Sekarang Bayern lagi-lagi harus mencari suksesor David Alaba. Menurut saya, ini menyedihkan karena si pemimpin ini hilang. Bagaimanapun, kita sedang membicarakan tentang FC Bayern,” sambung Matthaeus.

“Jka De Ligt tidak dijual, saya tidak akan khawatir dengan Bayern sekarang. Namun, pendapat saya tentang dia mungkin berbeda dengan orang-orang yang berwenang di sana. Ini adalah sebuah keputusan yang harus diterima.”

“Namun, banyak — termasuk di dalam tim — menunjukkan penolakan. Soalnya para pemain juga tahu bahwa pertahanan mereka itu kurang solid, dan bek terbaik mereka malah dijual,” ceplos dia.

Lini pertahanan Bayern Munich disorot saat mengalahkan Wolfsburg 3-2 pada pertandingan pertama Bundesliga, akhir pekan lalu. Bayern kebobolan dua gol dalam 12 menit pertama babak kedua, sebelum akhirnya menang berkat menciptakan dua gol tambahan.***dtc/mpc/bs

 

 

Berikan Komentar:
Tags: Bayern MunichLothar MatthaeusMatthijs de Ligt
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Ketika Slank Gak Mode Plat Merah

Berita Berikutnya

Sri Mulyani Sebut Ekonomi 5% Tak Cukup buat RI Jadi Negara Maju

Related Posts

Olahraga

Rasisme Meledak di Premier League,3 Pemain Jadi Korban

Senin, 23 Februari 2026
Olahraga

Carlo Ancelotti Perpanjang Kontrak dengan Brasil Usai Piala Dunia 2026

Jumat, 20 Februari 2026
Olahraga

Republik Irlandia Diminta Ajukan Mosi Usai Satu Grup dengan Israel di UEFA Nations League

Jumat, 13 Februari 2026
Olahraga

Maino Bersinar Lagi, Amorim Harusnya Malu

Senin, 9 Februari 2026
Olahraga

Dari Cadangan Real Madrid ke Mesin Gol Lyon, Endrick Tunjukkan Kebangkitan

Kamis, 5 Februari 2026
Olahraga

Real Madrid Pantau Unai Emery

Jumat, 30 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Car Free Day di Sekitar Lapangan Merdeka Medan Ditiadakan Selama Ramadan

Senin, 23 Februari 2026

Terekam CCTV, Komplotan Remaja Bersajam Begal Petani di Jalan Jermal Raya

Senin, 23 Februari 2026

Diduga Tabrak Lari, Mobil Daihatsu Sigra Dimassa Warga

Senin, 23 Februari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana