Minggu, 1 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Olahraga

Berat, Jadi Pelatih Timnas Inggris Itu Berat

Jumat, 19 Juli 2024
kanal Olahraga
9
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

London(MedanPunya) Timnas Inggris mencari pelatih baru lagi usai kepergian Gareth Southgate. Meski dianggap gagal sebagian kalangan, Southgate sudah menaikkan standar Inggris.

Southgate mundur hanya dua hari setelah Inggris kalah dari Spanyol di final Euro 2024. Itu menandai berakhirnya perjalanan delapan tahun memoles The Three Lions.

Kekalahan itu menjadi momentum sebagian kalangan pendukung Inggris untuk makin menyerang Southgate. Sejak awal Piala Eropa 2024 bergulir, ia sudah mendapatkan banyak kecaman terkait pendekatan permainan dan pemilihan pemain.

Southgate dianggap tak mampu memaksimalkan talenta generasi emas baru Inggris. Tapi di sisi lain, ia juga dibela karena telah mengangkat standar timnas Inggris.

Ia membawa tim dua kali jadi runner-up pada dua Piala Eropa terakhir. Inggris juga jadi semifinalis Piala Dunia 2018 dan perempatfinalis edisi 2022 lalu.

Melihat perjalanan Southgate bersama timnas Inggris, eks striker Andy Cole percaya pelatih berikutnya punya tugas makin berat. Tekanan bakal terus membesar, apalagi mengingat Inggris punya produk kompetisi bernama Premier League yang menaikkan gengsi mereka.

“Menurut saya kebanyakan kritik itu tidak adil. Kita selalu bisa mengkritik manajer dan bilang ‘Dia begini dan begitu’, tapi dia sudah menjadi manajer tersukses dalam 58 tahun, jadi ya tak mungkin seburuk itu,” ujar Cole.

“Saya tak memperkirakan dia pergi. Buat saya, kalau dia bertahan, tidak ada bedanya. Tapi dia sangat terluka dengan apa yang terjadi.”

“Sekarang siapapun yang mendapatkan pekerjaan itu, saya doakan mereka yang terbaik karena mereka bakal harus menjadi semacam Guardiola. Siapapun itu, 100% akan mendapatkan kritik untuk memilih tim atau pemain yang salah,” imbuhnya.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Euro 2024Gareth Southgatetimnas Inggris
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Mac Allister: Enzo Fernandez Enggak Rasis, tapi…

Berita Berikutnya

Harga Emas Masih Tinggi

Related Posts

Olahraga

Real Madrid Pantau Unai Emery

Jumat, 30 Januari 2026
Olahraga

Antonio Conte Salahkan Jadwal Usai Napoli Tersingkir dari Liga Champions

Kamis, 29 Januari 2026
Olahraga

Eks Presiden FIFA Serukan Fans Tak Saksikan Piala Dunia di AS

Selasa, 27 Januari 2026
Olahraga

Tundukkan Arsenal dan Man City, Carrick Dinilai Tetap Bukan Sosok yang Tepat untuk MU

Senin, 26 Januari 2026
Olahraga

Mbappe Diharapkan Tak Ikuti Jejak Luca Modric ke AC Milan

Jumat, 23 Januari 2026
Olahraga

Pemerintah Jerman Dukung Boikot Piala Dunia 2026 karena Isu Greenland

Rabu, 21 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Real Madrid Pantau Unai Emery

Jumat, 30 Januari 2026

Antonio Conte Salahkan Jadwal Usai Napoli Tersingkir dari Liga Champions

Kamis, 29 Januari 2026

Kim Jong Un Disebut Takut Bernasib seperti Maduro, Khawatir Digulingkan AS

Rabu, 28 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana