Kamis, 15 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Olahraga

Berat, Jadi Pelatih Timnas Inggris Itu Berat

Jumat, 19 Juli 2024
kanal Olahraga
8
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

London(MedanPunya) Timnas Inggris mencari pelatih baru lagi usai kepergian Gareth Southgate. Meski dianggap gagal sebagian kalangan, Southgate sudah menaikkan standar Inggris.

Southgate mundur hanya dua hari setelah Inggris kalah dari Spanyol di final Euro 2024. Itu menandai berakhirnya perjalanan delapan tahun memoles The Three Lions.

Kekalahan itu menjadi momentum sebagian kalangan pendukung Inggris untuk makin menyerang Southgate. Sejak awal Piala Eropa 2024 bergulir, ia sudah mendapatkan banyak kecaman terkait pendekatan permainan dan pemilihan pemain.

Southgate dianggap tak mampu memaksimalkan talenta generasi emas baru Inggris. Tapi di sisi lain, ia juga dibela karena telah mengangkat standar timnas Inggris.

Ia membawa tim dua kali jadi runner-up pada dua Piala Eropa terakhir. Inggris juga jadi semifinalis Piala Dunia 2018 dan perempatfinalis edisi 2022 lalu.

Melihat perjalanan Southgate bersama timnas Inggris, eks striker Andy Cole percaya pelatih berikutnya punya tugas makin berat. Tekanan bakal terus membesar, apalagi mengingat Inggris punya produk kompetisi bernama Premier League yang menaikkan gengsi mereka.

“Menurut saya kebanyakan kritik itu tidak adil. Kita selalu bisa mengkritik manajer dan bilang ‘Dia begini dan begitu’, tapi dia sudah menjadi manajer tersukses dalam 58 tahun, jadi ya tak mungkin seburuk itu,” ujar Cole.

“Saya tak memperkirakan dia pergi. Buat saya, kalau dia bertahan, tidak ada bedanya. Tapi dia sangat terluka dengan apa yang terjadi.”

“Sekarang siapapun yang mendapatkan pekerjaan itu, saya doakan mereka yang terbaik karena mereka bakal harus menjadi semacam Guardiola. Siapapun itu, 100% akan mendapatkan kritik untuk memilih tim atau pemain yang salah,” imbuhnya.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Euro 2024Gareth Southgatetimnas Inggris
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Mac Allister: Enzo Fernandez Enggak Rasis, tapi…

Berita Berikutnya

Harga Emas Masih Tinggi

Related Posts

Olahraga

Jurnalis Spanyol Ungkap 7 Pemain Madrid Tak Suka Metode Xabi Alonso

Kamis, 15 Januari 2026
Olahraga

Noel Gallagher: Jadi Pelatih dan Pemain MU Kini Bukan Puncak Karier

Rabu, 14 Januari 2026
Olahraga

Xabi Alonso Tinggalkan Real Madrid, Kena “Kutukan” Kylian Mbappe?

Selasa, 13 Januari 2026
Olahraga

Fletcher: MU Bapuk, Wajar Fans Marah

Senin, 12 Januari 2026
Olahraga

David Villa Puji Transformasi Ferran Torres, Sebut Barcelona sebagai Mesin Penghancur

Jumat, 9 Januari 2026
Olahraga

Messi Ogah Jadi Pelatih, Pilih Ikut Jejak David Beckham

Rabu, 7 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Kawanan Maling Bobol Rumah Ditinggal Pemilik, Sudah 10 Kali Beraksi

Kamis, 15 Januari 2026

Lapor Pak Bupati, Jalan Ismail Harun Deli Serdang Rusak Parah

Kamis, 15 Januari 2026

Pedagang Kuliner di Binjai Lega Harga Cabai Murah

Kamis, 15 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana