Manchester(MedanPunya) Mantan gelandang Manchester United (MU), Paul Scholes, menjelaskan maksud unggahannya di Instagram Story yang ditujukan ke Michael Carrick, pelatih sementara klub.
Paul Scholes menegaskan komentar tersebut tidak dimaksudkan untuk menyerang Michael Carrick selaku mantan rekan setimnya di Man United.
Seperti diketahui, unggah Instagram Story milik Scholes muncul usai MU kalah 1-2 dari Newcastle United di Liga Inggris pada Rabu (4/3) lalu.
Kekalahan tersebut menjadi hasil negatif pertama tim sejak Carrick menangani Man United.
Dalam unggahannya, legenda MU itu menulis: “Michael jelas memiliki sesuatu yang istimewa… karena United [sialan] dalam empat pertandingan terakhir.”
Komentar tersebut memicu kritik dari beberapa pihak. Mantan pemain MU sekaligus eks rekan Scholes di klub tersebut, Patrice Evra, ikut merespons.
Evra bahkan sempat mengatakan, “Saya harap dia (Scholes) diretas”.
Scholes kemudian memberi penjelasan dalam podcast The Good, The Bad & The Football bersama Wes Brown dan Nicky Butt. Ia menegaskan tidak ada niat menyinggung Carrick.
“Itu sama sekali tidak dimaksudkan untuk menyinggung Michael,” kata pemain yang memperkuat MU sejak 1994 hingga 2013 itu.
“Michael adalah salah satu orang paling baik yang pernah Anda temui di dunia sepak bola, dia adalah orang terakhir yang ingin saya sakiti.”
Scholes juga menyampaikan bahwa ia langsung menghubungi Carrick setelah unggahan tersebut ramai dibicarakan.
“Saya tetap mengirim pesan kepada Michael. Saya langsung menghubungi Michael dan berkata, ‘Dengar, saya tidak pernah bermaksud membuat Anda kesal’.”
“Dan saya rasa saya tidak perlu mengatakan itu, dan dia sendiri mengatakan bahwa dia tidak tersinggung karenanya,” jelas gelandang andalan MU era Sir Alex Ferguson tersebut.
Michael Carrick mengambil alih posisi pelatih sementara setelah Ruben Amorim dipecat.
Pada awal masa tugasnya, Manchester United sempat meraih sejumlah hasil positif.
Tim tersebut mencatat tujuh pertandingan tanpa kekalahan pada awal periode Carrick.
Mereka juga meraih kemenangan atas Manchester City, Arsenal, dan Fulham.
Namun, performa tim dalam beberapa laga terakhir dinilai menurun.
Scholes menjelaskan bahwa komentarnya hanya berkaitan dengan permainan tim dalam beberapa pertandingan terakhir.
“Saya pikir orang-orang hanya menafsirkannya secara berbeda dari yang saya maksud,” tambah Scholes.
“Satu-satunya yang saya katakan adalah bahwa saya rasa mereka tidak bermain sebaik itu dalam empat pertandingan terakhir dan dia masih berhasil mendapatkan hasil.”
“Kami memiliki manajer terbaik di dunia dan dia selalu mengatakan terkadang Anda membutuhkan sedikit keberuntungan.”
“Jadi dengan kartu merah dan berbagai hal yang terjadi selama pertandingan, terkadang Anda memang membutuhkan sedikit keberuntungan, hanya itu yang saya katakan,” kata Scholes.***kps/mpc/bs









