cache/resized/8d4edbde1ebff7088c248583bb3e1899.jpg
Jakarta(MedanPunya) Niat calon jemaah haji 2020 untuk melaksanakan rukun islam kelima itu tahun ini ...
cache/resized/e9a998cef8693c549e26f2f21d9701fd.jpg
Washington(MedanPunya) Para pemuka agama Kristen di Amerika Serikat mengungkapkan kemarahan mereka ...
cache/resized/1a5b814444b68f4e3bcd007b5f81a218.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pemerintah memutuskan tidak ...

Jenewa(MedanPunya.Com) Legenda balap Formula One (F1), Michael Schumacher, memiliki tim medis di rumahnya. Biaya perawatan mantan pembalap Ferrari itu mencapai £100 ribu (setara Rp2 miliar) per pekan.

Schumacher sudah meninggalkan Rumah Sakit CHUV Lausanne sejak 9 September 2014, 254 hari setelah mengalami kecelakaan ski di Pegunungan Alpen, 29 Desember 2013. Juara dunia F1 tujuh kali tersebut kemudian melanjutkan perawatan di rumahnya yang terletak di dekat Danau Jenewa, Swiss.

Schumacher kini mendapat perawatan intensif dari tim medis yang beranggotakan 15 orang di rumahnya. Pihak Rumah Sakit CHUV mengatakan, ke-15 orang anggota tim medis tersebut sudah mendapat pelatihan khusus untuk merawat Schumacher.

"Sebagian besar anggota tim yang merawat Schumacher sudah mendapat pelatihan dari spesialis kami. Kami terus memantau perkembangan Schumacher, dan kami terus melakukan komunikasi," demikian pernyataan resmi Rumah Sakit CHUV.

Keluarga Schumacher harus merogoh kocek cukup dalam untuk bisa membawa pulang pembalap asal Jerman tersebut. Pasalnya, biaya perawatan Schumacher mencapai £100 ribu (setara Rp2 miliar) per pekan.

Bahkan istri Schumacher, Corinna Betsch, sempat mengeluarkan dana hingga £10 juta (setara Rp197 miliar) guna membangun ruangan medis khusus di rumah peraih 91 kemenangan F1 tersebut. Dengan jumlah kekayaan mencapai £500 juta (setara Rp9,89 triliun), besarnya biaya medis tentunya bukan masalah bagi Schumacher.

Schumacher sempat mengalami koma selama 3,5 bulan, sebelum akhirnya siuman pada 16 Juni 2014.***mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1193 kali