cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...
cache/resized/f95acf087ea3c8aaa4510ffa1381d291.jpg
Pyongyang(MedanPunya) Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dikabarkan meminta uang kepada ...
cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...

Madrid(MedanPunya) Real Madrid gagal bersaing pada semusim lalu. Pemain senior Madrid Marcelo mengungkapkan bahwa tekanan di klub tidak ada bandingannya.

Los Blancos nirgelar di sepanjang musim 2018/19. Madrid cuma finis ketiga di LaLiga dengan selisih 19 poin dari Barcelona, yang jadi juara serta kandas di semifinal Copa del Rey.

Di Eropa, Madrid gagal berbicara banyak. Sang juara bertahan terjungkal di babak 16 besar usai disingkirkan Ajax dengan agregat 3-5.

Situasi tersebut membuat Madrd menerima sorotan sangat tajam. Menurut bek kiri Brasil itu, perlakuan serupa tidak akan dialami oleh tim manapun.

"Tekanan di Real Madrid tidak bisa dibandingkan dengan apapun di olahraga ini," Marcelo mengatakan.

"Ketika Madrid tidak menang, rasanya seperti dunia sedang hancur. Klub ini sudah memberikan begitu banyak kepada sepakbola, lebih banyak dari apa yang mereka ambil."

Marcelo pernah dihubungkan dengan kepindahan ke Juventus untuk bereuni dengan Cristiano Ronaldo. Namun, toh pada akhirnya Marcelo bertahan.

"Aku memang dikaitkan dengan beberapa klub Italia, tapi itu hana rumor saja. Yang sebenarnya adalah aku mencintai Madrid," imbuh dia.***mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 77 kali