cache/resized/03ae02c03a497507a5cc772e7d2ad074.jpg
Jakarta(MedanPunya) Mahkamah Agung (MA) menyunat hukuman mantan Menteri Sosial Idrus Marham. Ia ...
cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...

Madrid(MedanPunya) Real Madrid gagal bersaing pada semusim lalu. Pemain senior Madrid Marcelo mengungkapkan bahwa tekanan di klub tidak ada bandingannya.

Los Blancos nirgelar di sepanjang musim 2018/19. Madrid cuma finis ketiga di LaLiga dengan selisih 19 poin dari Barcelona, yang jadi juara serta kandas di semifinal Copa del Rey.

Di Eropa, Madrid gagal berbicara banyak. Sang juara bertahan terjungkal di babak 16 besar usai disingkirkan Ajax dengan agregat 3-5.

Situasi tersebut membuat Madrd menerima sorotan sangat tajam. Menurut bek kiri Brasil itu, perlakuan serupa tidak akan dialami oleh tim manapun.

"Tekanan di Real Madrid tidak bisa dibandingkan dengan apapun di olahraga ini," Marcelo mengatakan.

"Ketika Madrid tidak menang, rasanya seperti dunia sedang hancur. Klub ini sudah memberikan begitu banyak kepada sepakbola, lebih banyak dari apa yang mereka ambil."

Marcelo pernah dihubungkan dengan kepindahan ke Juventus untuk bereuni dengan Cristiano Ronaldo. Namun, toh pada akhirnya Marcelo bertahan.

"Aku memang dikaitkan dengan beberapa klub Italia, tapi itu hana rumor saja. Yang sebenarnya adalah aku mencintai Madrid," imbuh dia.***mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 148 kali