cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...
cache/resized/03ae02c03a497507a5cc772e7d2ad074.jpg
Jakarta(MedanPunya) Mahkamah Agung (MA) menyunat hukuman mantan Menteri Sosial Idrus Marham. Ia ...
cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...

London(MedanPunya) Barcelona dinilai tak menghormati Ernesto Valverde dengan mencoba mencari penggantinya di tengah jalannya musim ini. Pep Guardiola ikut buka suara.

Barcelona pekan lalu melakukan pembicaraan dengan mantan gelandangnya, Xavi Hernandez. Pembicaraan ini diyakini terkait peluang memberikan jabatan pelatih ke pemain legendaris tersebut.

Pertemuan itu berlangsung hanya beberapa jam setelah Barcelona disingkirkan Atletico Madrid di semifinal Piala Super Spanyol. Tapi Xavi dikabarkan menolak tawaran untuk melatih sesegera mungkin, namun membuka peluang menerima di musim panas mendatang.

Usai penolakan Xavi, beberapa kandidat lainnya muncul seperti Ronald Koeman. Tapi serangkaian langkah Barcelona ini mengundang kritik pedas, karena dinilai tak menghormati posisi Valverde.

Mantan pemain dan pelatih Barcelona Pep Guardiola menyayangkan kejadian yang menimpa Valverde. Sebagai salah satu alumnus terbaik Barcelona, ia berharap situasi ini diselesaikan dengan baik dan segera.

"Barcelona adalah tempat di mana di mana memenangi liga tidaklah cukup. Saya ikut merasa prihatin untuk Ernesto Valverde," ungkapnya.

"Dia tidak layak mengalami hal ini. Saya harap situasinya bisa diselesaikan segera, saya mengharapkannya sebagai anggota klub. Itu saja," imbuh pelatih tersukses Barcelona ini.

Kritik juga datang dari mantan gelandang Barcelona Andres Iniesta. Iniesta menyebut sikap Barcelona agak buruk.

Selama menukangi Barcelona, Valverde memenangi empat titel termasuk dua gelar LaLiga.***mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 17 kali