cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...
cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...
cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...

Manchester(MedanPunya) Kekalahan Manchester United dari Burnley di pekan ke-24 Premier League membuat masa depan Ole Gunnar Solskjaer dispekulasikan. Bayang-bayang pemecatan kian mendekatinya.

MU dikalahkan Burnley 0-2 dalam lanjutan Liga Inggris, Kamis (23/1) dini hari WIB. Tragisnya hasil negatif itu dituai Setan Merah di markas sendiri, di Old Trafford.

Suporter MU yang memenuhi stadion pun kecewa berat dengan hasil itu. Mereka menyoraki pemain The Red Devils sekaligus menyanyikan ejekan kepada keluarga Glazers dan Ed Woodward.

Kebobolan dua gol tanpa balas itu membuat MU makin akrab dengan kekalahan. Itu menjadi kekalahan kedelapan MU dari 24 pertandingan yang dilakoni di liga Inggris musim ini. Kini, MU mengoleksi 34 poin, berjarak 30 poin dari Liverpool yang menghuni puncak klasemen.

Mereka tertinggal 30 poin dari Liverpool, alarm sudah berdering,' kata mantan pemain Arsenal, Martin Keown, yang kini menjadi komentator.

"Saya rasa dia tak akan bertahan hingga akhir musim. Saya tahu orang-orang bilang dia membutuhkan waktu lebih lama, namun ini adalah Manchester United, ini klub yang matang, lo," dia menjelaskan.

Kekalahan dari Burnley sekaligus menandai laju buruk MU sejak menjadikan Solskjaer sebagai manajer permanen pada 28 Maret 2019. MU justru lebih sering kalah ketimbang menang di laga-laga Premier League; kalah 12 kali, imbang sembilan kali, dan menang 11 kali.***mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 49 kali