Cetak halaman ini

London(MedanPunya) Deli Alli telah didakwa Asosiasi Sepak Bola Inggris ( FA) menyusul unggahan video lelucon soal virus corona di media sosialnya dan terancam sanksi larangan bertanding.

Gelandang Tottenham itu mengunggah video di media sosial snapchat soal virus corona yang sedang mewabah di seluruh dunia dan menjadikannya sebagai bahan lelucon.

Kasus itu pun berbuntut panjang. FA kemudian menyatakan Deli Alli bersalah dan didakwa melanggar peraturan FA poin E3 soal aktivitas di media sosial.

"Dele Alli telah didakwa melanggar aturan FA poin E3 (1) karena menghina dan/atau tidak patut dan/atau membuat pertandingan menjadi buruk," tulis FA dalam pernyataannya.

"Lebih lanjut, unggahan Alli merupakan 'Pelanggaran yang Menyinggung', yang dalam peraturan FA E3 (2) termasuk merujuk, baik tersurat maupun tersirat, ras dan/atau kulit warna dan/atau warna dan/atau asal etnis dan/atau kebangsaan," bunyi pernyataan FA selanjutnya.

FA kemudian memberikan waktu kepada Dele Alli hingga 5 Maret 2020 untuk menanggapi dakwaan tersebut. Menanggapi dakwaan FA kepada pemainnya, pelatih Tottenham, Jose Mourinho, menilai FA tak perlu memberikan larangan bertanding untuk Alli.

"Saya merasa larangan bertanding itu tidak perlu, tetapi saya bukan siapa-siapa. Sehubungan dengan keputusan ini, saya tidak bisa melakukan apa-apa," kata Mourinho.

"Larangan tidak perlu karena dia sudah menunjukkan penyesalannya dan meminta maaf kepada publik. Dia juga berteman baik dengan pemain Asia di ruang ganti. Jadi, tidak ada niatnya untuk menyakiti atau menyinggung orang lain," katanya.

Meski demikian, Jose Mourinho pun tak menampik bahwa dia setuju bagi para pemain muda seperti Dele Alli untuk tetap berhati-hati di media sosial.

Dele Alli mengunggah video dirinya di bandara dan membuat lelucon soal virus corona pada Sabtu (8/2).

Dalam videonya, Alli yang mengunakan topi dan masker terlihat melontarkan candaan tentang wabah virus corona dan terlihat seperti mengejek seorang pria Asia yang juga berada di tempat yang sama dengannya.

Setelah videonya viral, Dele Alli dengan sadar menghapusnya dan langsung meminta maaf secara langsung serta menyampaikan rasa penyesalannya menggunakan media sosial asal China, Weibo.***mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 111 kali