cache/resized/8d4edbde1ebff7088c248583bb3e1899.jpg
Jakarta(MedanPunya) Niat calon jemaah haji 2020 untuk melaksanakan rukun islam kelima itu tahun ini ...
cache/resized/e9a998cef8693c549e26f2f21d9701fd.jpg
Washington(MedanPunya) Para pemuka agama Kristen di Amerika Serikat mengungkapkan kemarahan mereka ...
cache/resized/1a5b814444b68f4e3bcd007b5f81a218.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pemerintah memutuskan tidak ...

Madrid(MedanPunya) Toni Kroos menegaskan keinginannya untuk tinggal di Real Madrid, setidaknya selama tiga tahun lagi sesuai kesepakatan kontraknya. Hal itu kemudian membuat Toni Kroos sama enggan untuk membayangkan dia bakal hijrah ke Liga Inggris atau klub China setelah kontraknya berakhir.

Gelandang asal Jerman itu saat ini masih terikat kontrak di Santiago Bernabeu hingga Juni 2023. Ia bakal mengakhiri kontraknya di Real Madrid pada usia 33 tahun. Itulah mengapa dia tidak bisa berpikir pindah ke kompetisi lainnya.

Toni Kroos mengatakan dirinya bakal melihat kondisi fisik serta motivasi bermainnya sebelum memutuskan masa depannya.

"Tiga tahun di sepak bola itu panjang. Bersama Real Madrid, tiga tahun bahkan terasa lebih lama," kata Toni Kroos.

"Saya benar-benar ingin menghabiskan tiga tahun tersisa di Real Madrid."

"Maka itu adalah saat yang tepat pada usia 33 tahun untuk bertanya pada diri sendiri soal kemampuan fisik dan motivasi. Apakah saya masih merasa ingin melanjutkan karier. Kemudian baru bisa mengambil keputusan," ujar Kroos.

Pemain berusia 30 tahun itu enggan membuat keputusan selain tetap tinggal Madrid.

"Satu hal yang pasti, Anda tidak akan membaca berita soal Kroos pergi ke China selama dua tahun lagi atau semacamnya. Anda bisa mulai melupakan hal-hal itu," kata Kroos.

"Saya tidak bisa membayangkan pergi ke tempat lain, hijrah ke Inggris, misalnya, yang terkenal dengan permainan fisik yang kuat. Saya tidak bisa membayangkan itu ketika berusia 33 tahun," ucap Kroos.

Dalam kesempatan itu, Toni Kroos juga mengungkapkan pandangannya soal kembalinya Bundesliga di tengah pandemi virus corona.

Menurutnya, Bundesliga bisa menjadi pembuka jalan bagi liga top Eropa lainnya, termasuk Liga Spanyol, untuk melakukan hal serupa.

"Di sini (Spanyol), semua orang memiliki kesan bahwa jika Jerman tidak bisa memainkan liga mereka, tidak ada negara yang bisa melanjutkan kompetisi," ucap Kroos.

"Jerman memiliki jumlah infeksi (virus corona) dan kematian yang terbaik (terendah)," kata dia.

"Jika mereka tidak bisa menyelesaikan Bundesliga, siapa yang bisa melakukannya?"

"Saya yakin, kita semua akan mengikuti langkah yang diterapkan Liga Jerman," tutur Kroos.***mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 63 kali