cache/resized/8d4edbde1ebff7088c248583bb3e1899.jpg
Jakarta(MedanPunya) Niat calon jemaah haji 2020 untuk melaksanakan rukun islam kelima itu tahun ini ...
cache/resized/e9a998cef8693c549e26f2f21d9701fd.jpg
Washington(MedanPunya) Para pemuka agama Kristen di Amerika Serikat mengungkapkan kemarahan mereka ...
cache/resized/1a5b814444b68f4e3bcd007b5f81a218.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pemerintah memutuskan tidak ...

Liverpool(MedanPunya) Juergen Klopp sebenarnya tak ingin Liga Inggris dilanjutkan tanpa penonton. Tapi melihat kondisi sekarang, itu adalah opsi terbaik agar musim bisa selesai.

Liga Inggris sudah ditangguhkan sejak pertengahan Maret lalu karena pandemi virus Corona. Setelah dua bulan berhenti, ada kemungkinan kompetisi bakal dihelat pertengahan bulan depan.

Sebab, klub-klub sudah mulai diizinkan latihan berkelompok meski tetap memperhatikan protokol kesehatan. Hingga saat ini, operator kompetisi bersama klub, pemain, dan manajer masih mencari opsi terbaik agar sisa musim 2019/2020 berjalan.

Kalaupun nantinya musim dilanjutkan, Premier League akan melarang penonton untuk hadir ke stadion. Larangan yang kemungkinan besar akan bertahan minimal setahun ke depan tergantung perkembangan teror COVID-19 saat ini.

Klub-klub tentu akan dirugikan jika bermain tanpa penonton, termasuk Liverpool yang tengah berjuang meraih gelar Premier League pertamanya. Meski begitu, Klopp menilai opsi laga tertutup adalah yang terbaik untuk saat ini.

"Sayangnya kami harus melakukan itu (pertandingan tanpa penonton), tanpa pemantik semangat terbaik di dunia saat ini, penonton Anfield," ujar Klopp.

"Tapi yang kondisinya memang begitu. Saya tidak pernah paham mengapa Anda selalu menginginkan hal yang memang tidak bisa didapat, tidak Anda punya. Untuk saat ini, kita tidak bisa bertanding tanpa penonton, jadi terima saja dan maksimalkan sebaik-baiknya," sambungnya.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 43 kali