cache/resized/f95acf087ea3c8aaa4510ffa1381d291.jpg
Pyongyang(MedanPunya) Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dikabarkan meminta uang kepada ...
cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...
cache/resized/b0464be8544b45de19561aca7b0af046.jpg
Bandar Sri Begawan(MedanPunya) Pemerintah Brunei Darussalam tidak hanya memberlakukan hukuman rajam ...

Marino(MedanPunya.Com) Rider Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku senang meski finis di urutan ke-15 Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano, Minggu (15/9). Marquez, yang start dari posisi 4 terjatuh saat balapan sehingga tercecer dan keluar dari 10 besar.

Pembalap Yamaha, Valentino Rossi, akhirnya berhasil menyelesaikan balapan di podium pertama. Sedangkan rekan setim Rossi, Jorge Lorenzo, yang menempati pole position, harus finis di posisi 2. Marquez mengakui kecelakaan yang dialaminya adalah karena kesalahannya sendiri.

“Saya senang dengan bagaimana balapan berlangsung, meskipun saya kecelakaan karena kesalahan pertama di musim ini. Saya tidak berpikir akan mampu menempel Valentino (Rossi) dan Jorge (Lorenzo) di awal balapan,” ungkap Marquez.

"Untungnya, saya bisa kembali ke lintasan dan menyelesaikan balapan. Saya melanjutkan dengan kecepatan yang bagus dan catatan yang selalu bisa berguna di masa depan,” lanjutnya.

Pembalap asal Spanyol ini juga mengakui, duo rider Yamaha, Lorenzo dan Rossi. Awalnya, Marquez sempat optimistis bisa bersaing di lintasan Sirkuit Misano untuk podium teratas, tapi kesalahan sendiri malah membuatnya hanya memperoleh satu poin kali ini.

"Mereka (Rossi dan Lorenzo) memiliki kecepatan lebih, dan kami mampu untuk menyaingi mereka. Awalnya saya melihat kemungkinan pertempuran dengan Valentino untuk kemenangan,” tuturnya.

“Tapi, itu tidak mungkin ketika saya melakukan kesalahan. Saya kehilangan kendali bagian depan motor karena terlalu dalam menginjak rumble strip,” ujar dia.***mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 752 kali