Kamis, 22 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Olahraga

Laga Berdarah Rangers Vs Slavia Praha, Tekel Horor,Rasisme, Tonjokan

Jumat, 19 Maret 2021
kanal Olahraga
11
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Glasgow(MedanPunya) Pertandingan Rangers vs Slavia Praha di leg kedua babak 16 besar Liga Europa berlangsung keras. Ada momen jidat kiper berdarah sampai insiden rasisme.

Rangers vs Slavia Praha digelar di Ibrox Stadium, Glasgow, Skotlandia, Jumat (19/3) dini hari WIB. Laga berjalan keras.

Di menit ke-61, insiden terjadi antara penyerang Rangers, Kemar Roofe dengan kiper Slavia Praha, Ondrej Kolar. Dalam situasi perebutan bola, Roofe mengangkat kaki terlalu tinggi, sampai mengenai kepala Kolar.

Rupanya, jidat Kolar terhantam sepatu penyerang Rangers itu. Alhasil, luka menganga di wajahnya.

Bagian jidat dan pipi Kolar terlihat luka parah, sampai berdarah. Kolar pun diganti dengan Matyas Vagner karena tak bisa melanjutkan pertandingan.

Roofe sendiri dikartu merah langsung. Penyerang 28 tahun itu juga menjadi serangan rasial di media sosial usai insiden itu.

Kemudian, terjadi insiden lagi di akhir pertandingan. Bek Slavia Praha, Ondrej Kudala, kabarnya menjadi target serangan di lorong pemain karena dianggap bersikap rasis kepada gelandang Rangers, Glen Kamara.

Kudela kabarnya kena tonjok sampai berdarah di lorong pemain. Insiden berdarah-darah itu terjadi di akhir laga.

Manajer Rangers, Steven Gerrard, meminta UEFA menggelar investigasi atas kasus rasis itu. Sementara presiden Slavia Praha, Jaroslav Tvrdik, membantah tuduhan tersebut.

“Slavia membantah fakta bahwa Ondrej Kudala bersikap rasis kepada pemain lawan. Pemain kami secara fisik diserang usai laga. Sesuai permintaan Slavia, kasus diselesaikan oleh kepolisian lokal. Kami menanti detail investigasi dari UEFA atas situasi keseluruhannya,” tulis Tvrdik di Twitter-nya.

Laga sendiri berakhir dengan kemenangan Slavia Praha 2-0 atas Rangers. Anak asuh Gerrard pun tersingkir dengan agregat 1-3, setelah berimbang 1-1 di leg pertama.***dtc/mpc/bs

Berikan Komentar:
Tags: Liga Europarasisme
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Kambing Bermata Satu Hebohkan Warga, Setelah Lahir Cuma Minum Susu Botol dan Tak Bisa Jalan

Berita Berikutnya

Sejoli Bogor Jual Video Syur ke Situs Porno Terbesar Dunia

Related Posts

Olahraga

Pemerintah Jerman Dukung Boikot Piala Dunia 2026 karena Isu Greenland

Rabu, 21 Januari 2026
Olahraga

Real Madrid Tetap Buru Pelatih Baru Usai Debut Pahit Alvaro Arbeola

Senin, 19 Januari 2026
Olahraga

Jurnalis Spanyol Ungkap 7 Pemain Madrid Tak Suka Metode Xabi Alonso

Kamis, 15 Januari 2026
Olahraga

Noel Gallagher: Jadi Pelatih dan Pemain MU Kini Bukan Puncak Karier

Rabu, 14 Januari 2026
Olahraga

Xabi Alonso Tinggalkan Real Madrid, Kena “Kutukan” Kylian Mbappe?

Selasa, 13 Januari 2026
Olahraga

Fletcher: MU Bapuk, Wajar Fans Marah

Senin, 12 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

KeretaTabrak Avanza di Tebing Tinggi, Korban Meninggal Jadi 9 Orang

Kamis, 22 Januari 2026

Mobil Pabrik Es Kristal Dilempari Preman gegara Tolak Bayar Setoran di Langkat

Rabu, 21 Januari 2026

Perkemahan Pramuka Sibolangit Diubah Jadi Sarang Judi-Narkoba Digerebek Polisi

Rabu, 21 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana