Rabu, 15 April 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Olahraga

Mbappe Nomer 1 di PSG, Messi Harus Melayaninya

Selasa, 28 September 2021
kanal Olahraga
20
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Paris(MedanPunya) Trisula maut Paris St. Germain masih belum ‘meledak’. Eks striker top Prancis Nicolas Anelka yakin, Lionel Messi mesti melayani Kylian Mbappe bukan sebaliknya.

Trio Messi-Neymar-Mbappe digadang-gadang akan mendominasi sepakbola Eropa di musim ini. Akan tetapi, MNM baru menghasilkan lima gol sejauh ini.

Mbappe menyumbang empat gol plus empat assist dalam sembilan pertandingan PSG, sementara Neymar bary mengemas satu gol dan dua assist dalam lima penampilannya. Sedangkan Messi malah sama sekali belum membuat gol atau assist dalam tiga pertandingan.

Pemain yang disebutkan terakhir mulai dikhawatirkan dalam adaptasinya dengan sistem permainan Les Parisiens setelah sekian lama menjadi pusat permainan di Barcelona. Anelka meyakini, PSG mesti menjadikan Mbappe pusat permainan untuk meraih sukses.

“Mbappe harus memimpin serangan karena dia nomor 1,” cetus Anelka. “Messi memang dulu di Barcelona, tapi sekarang dia harus melayani Mbappe.”

“Dia sudah berada di klub selama lima tahun dan Messi harus menghormati dia,” sambung mantan pemain PSG, Arsenal, Real Madrid, Liverpool, Manchester city, dan Chelsea itu.

Kylian Mbappe berpeluang besar meninggalkan PSG secara cuma-cuma di musim panas selanjutnya setelah menolak tawaran perpanjangan kontrak. Anelka yakin Mbappe memang ingin pindah ke Real Madrid demi memburu Ballon d’Or.

“Mbappe itu pemain fenomenal dalam kaitannya dengan kecepatan, tidak ada lagi yang lebih baik daripada dia di planet ini. Kalau Paris ingin memiliki tim terbaik, mereka harus melakukan segalanya agar dia bertahan. Tapi saya pikir sudah jelas sih pemikiran Kylian. Dia ingin melihat sesuatu yang berbeda, dan itu masuk akal.”

“Dia memimpikan Ballon d’Or, dan bagaimana bisa dia memenanginya kalau dia hanya bermain di liga keenam terbaik di koefisien UEFA?” Anelka menyimpulkan tentang masa depan Mbappe.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Ballon d'OrParis St. GermainTrisula
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

UEFA Batalkan Proses Hukum untuk 3 Klub European Super League

Berita Berikutnya

PKB Khawatir Pilkada Serentak Akan Gagal Jika Pemilu 15 Mei

Related Posts

Olahraga

FIFA Gocek Suporter Usai Bikin Kategori Tiket Piala Dunia 2026 Paling Mahal

Jumat, 10 April 2026
Olahraga

Thomas Tuchel Beri Sinyal Coret Phil Foden dari Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026

Kamis, 2 April 2026
Olahraga

Bayern Bantah PDKT ke Mohamed Salah

Selasa, 31 Maret 2026
Olahraga

Simon Masih Oke, Sulit Bagi Garcia Menjadi Kiper Utama

Senin, 30 Maret 2026
Olahraga

Laporta Kembali Terpilih Menjadi Presiden Barcelona

Senin, 16 Maret 2026
Olahraga

Drama Legenda MU, Scholes Klarifikasi Komentar Pedasnya untuk Carrick

Selasa, 10 Maret 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

NATO Tak Mau Bantu AS Blokade Hormuz, Ogah Terseret Konflik

Selasa, 14 April 2026

Kajari Karo-Kasi Pidsus Dicopot Buntut Kasus Amsal Sitepu, Kejati Sumut: Itu Sanksi

Selasa, 14 April 2026

FIFA Gocek Suporter Usai Bikin Kategori Tiket Piala Dunia 2026 Paling Mahal

Jumat, 10 April 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana