Madrid(MedanPunya) Kiper Barcelona Joan Garcia mendapat panggilan dari Timnas Spanyol untuk menjalani uji coba di bulan Maret. Namun ia diprediksi tetap takkan menjadi pilihan utama untuk Piala Dunia 2026 mendatang.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memanggil empat kiper untuk jeda internasional kali ini, sesuatu yang tak pernah ia lakukan sebelumnya. Selain Garcia, ada Unai Simon (Athletic Bilbao), Alex Remiro (Real Sociedad), dan David Raya (Arsenal).
Tiga nama terakhir adalah kiper yang rutin dipanggil oleh De la Fuente, bahkan termasuk dalam skuad yang memenangi Euro 2024. Meski begitu, Garcia kini sulit diabaikan menyusul performa apiknya bersama Barca.
Garcia bahkan lebih menonjol secara individu jika dibandingkan tiga kiper lainnya. Mengacu data The Athletic, ia hanya kebobolan 15 gol dari prediksi kebobolan 25,4 kali. Artinya, ada sekitar 10 gol yang bisa dicegah oleh eks Espanyol itu.
Sedangkan tiga kiper lainnya jauh di bawah itu. Simon mencegah satu gol dari prediksi kebobolan sekitar 38 gol. Remiro pun mirip karena ia juga mencegah satu gol dari prediksi kebobolan 40 gol. Untuk Raya, ia kebobolan 21 gol dari prediksi kebobolan sebanyak 21 gol.
Hanya saja, saat mengalahkan Serbia 3-0 pada pekan lalu, Simon tetap diturunkan sebagai pilihan utama. Posisi kiper inti untuk melawan Mesir pada 1 April nanti pun diyakini tidak akan menjadi milik Garcia.
Mengapa? Sebab performa yang lain sebetulnya baik-baik saja. Meski data di atas sekilas menunjukkan ketimpangan tinggi antara Garcia dan yang lain, namun perlu dicatat bahwa statistik tiga kiper yang lain tidak negatif. Semua masih sesuai ekspektasi.
Penilaian De La Fuente pun tak sebatas angka di kertas. Sumber internal Timnas Spanyol menyebut ada kekompakan yang sedang dijaga sang pelatih. De La Fuente menginginkan sosok-sosok yang memahami peran masing-masing dan mengutamakan tujuan bersama.
Remiro misalnya. Ia hanyalah kiper ketiga, namun perannya di ruang ganti dianggap penting karena dekat dengan para pemain muda serta mampu memberi saran saat dibutuhkan. Kehadirannya dianggap aset.
Simon pun sudah menjadi pilihan utama De La Fuente sejak ia melatih kelompok umur dan kepercayaan itu terus berlanjut saat keduanya kembali bekerja sama di level senior.
“Staf pelatih tak punya alasan untuk mencoretnya, karena dia selalu memberikan hasil yang memuaskan bersama tim nasional,” ujar sumber yang ditanyai The Athletic terkait Simon, yang sudah menjadi kiper utama Spanyol sejak 2020.
Garcia diyakini akan menjadi kiper inti Spanyol di masa depan. Pemanggilan kali ini dinilai merupakan hadiah untuk kerja kerasnya serta pesan tersirat bahwa ia adalah bagian dari rencana jangka panjang.
Namun untuk saat ini, De La Fuente tampaknya tak akan melakukan perubahan, kecuali ada yang cedera. Sekalipun Garcia jadi dibawa ke Piala Dunia, Simon diyakini tetap menjadi pilihan utama.***dtc/mpc/bs
