London(MedanPunya) Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, mulai menunjukkan keraguan terkait komposisi skuad final yang akan dibawanya menuju Piala Dunia 2026.
Sorotan tajam kini tertuju pada bintang Manchester City, Phil Foden, yang dianggap gagal menunjukkan performa impresif dalam dua laga uji coba terakhir melawan Uruguay dan Jepang.
Keputusan Thomas Tuchel untuk memberikan kepercayaan kepada Foden sebagai starter pada kedua pertandingan tersebut nyatanya tidak membuahkan hasil manis.
Pemain berusia 25 tahun itu tampak kesulitan memberikan kontribusi nyata di atas lapangan hingga selalu ditarik keluar pada menit ke-60 dalam dua kesempatan tersebut.
Kondisi tim semakin pelik lantaran Inggris harus kehilangan penyerang andalan, Harry Kane, yang tengah menepi akibat cedera.
Thomas Tuchel sejatinya mencoba memplot Foden sebagai pengganti peran Kane.
Namun strategi tersebut menemui jalan buntu. Statistik menunjukkan bahwa Foden menjadi pemain inti dengan catatan sentuhan bola paling sedikit di antara rekan-rekan setimnya.
“Dia (Foden) sudah mencoba segalanya. Saya akan mengatakan dia sangat bagus selama menjalani pemusatan latihan, namun ya, dia kesulitan memperlihatkannya di atas lapangan,” kata Tuchel.
Mantan pelatih Bayern Muenchen itu juga menyoroti kurangnya menit bermain Foden di level klub yang berdampak pada ketajaman di tim nasional.
“Jelas dia tidak banyak mendapat menit bersama City belakangan ini. Lalu dia datang ke kamp (pemusatan latihan) dengan senyum paling cerah dan tampil sangat baik dalam latihan. Menurut saya, dia akan mengejutkan kami dan bermain dengan semangat serta antusiasme yang sama, tetapi ya, dia kesulitan memberikan dampak,” katanya melanjutkan.
Performa buruk ini memperpanjang catatan negatif Foden bersama The Three Lions.
Hingga saat ini, ia tercatat sudah melewati 22 pertandingan tanpa mencetak satu gol pun, dengan torehan terakhirnya terjadi pada Oktober 2022.
Hal ini membuat peluangnya untuk terbang ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi tanda tanya besar.
“Saya bisa saja (membawanya), tetapi pertanyaannya apakah kami akan melakukannya. Tidak ada jaminan dia akan ikut (dibawa ke Piala Dunia 2026),” ujar Tuchel dengan nada tegas.
Meski meraih hasil kurang memuaskan—imbangi Uruguay 1-1 dan kalah 0-1 dari Jepang—juru taktik asal Jerman tersebut meminta anak asuhnya untuk segera fokus menatap akhir musim di klub masing-masing sebelum kembali berkumpul untuk persiapan akhir.
“Seperti yang saya katakan, kami tidak akan melepaskan mimpi kami, tidak akan berhenti mempertanyakan ‘kenapa tidak? Sekarang yang paling penting adalah para pemain kembali ke klub mereka, menjalani akhir musim dengan baik, lalu kami akan mengumpulkan mereka di pra pemusatan latihan dan mempersiapkan semuanya dengan tepat, lalu melangkah dari sana,” ujarnya.
Inggris dijadwalkan akan memulai laga perdana Grup di Piala Dunia 2026 melawan Kroasia pada 17 Juni mendatang.***kps/mpc/bs









